Geloranews, Surabaya- Hutan Bambu Keputih di kawasan Sukolilo kini menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit warga Surabaya dan sekitarnya untuk melepas penat. Lahan yang dulunya merupakan tempat pembuangan akhir (TPA) ini telah bertransformasi menjadi ruang terbuka hijau yang asri dengan deretan pohon bambu rimbun mirip dengan suasana Arashiyama Bamboo Grove di Jepang.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam di tengah kota, area lorong bambu utama menjadi lokasi pertama yang wajib dikunjungi. Rimbunnya batang dan dedaunan bambu yang saling bertautan membentuk atap alami, menciptakan pencahayaan temaram yang sangat ideal untuk berswafoto maupun mengambil foto berkonsep lanskap.
Selain lorong utama, sudut bagian barat hutan bambu juga menawarkan ketenangan ekstra bagi warga yang ingin sekadar duduk santai menikmati hembusan angin. Tidak jauh dari lokasi tersebut, pengunjung juga bisa melanjutkan berjalan kaki menuju Taman Harmoni yang berada tepat di seberang area hutan untuk menikmati ragam koleksi bunga warna-warni.
Salah seorang pengunjung asal Rungkut, Rina Astuti (27), mengaku sering mendatangi lokasi ini ketika membutuhkan suasana tenang di tengah kesibukan aktivitas harian. Menurutnya, waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat pagi hari atau menjelang sore.

“Suasananya sangat adem dan pas banget buat ‘self-healing’. Banyak spot foto yang aesthetic tanpa harus keluar biaya mahal karena masuknya gratis, tinggal bayar parkir saja. Kalau ke sini paling pas pagi jam tujuh atau sore jam empat supaya dapet cahaya matahari yang bagus,” ujar Rina saat ditemui di lokasi, Selasa (11/8/2026).
Akses menuju lokasi Hutan Bambu Keputih terbilang cukup mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengunjung diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta turut menjaga kelestarian pepohonan di area wisata tersebut.
