Jakarta, GeloraNews — Purbaya Yudhi Sadewa resmi dicopot dari jabatan Menteri Keuangan. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk menggantikannya.
Pergantian tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin, 14 September 2026. Presiden Prabowo melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029. SSetneg
Purbaya sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak September 2025. Kementerian Keuangan bahkan pada 8 September 2026 baru saja merilis catatan satu tahun perjalanan Purbaya dalam mengelola APBN. KKementerian Keuangan
Pergantian yang berlangsung mendadak itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai alasan Presiden Prabowo mengganti Purbaya.
Hingga Selasa, 15 September 2026, pemerintah belum menyampaikan secara terbuka satu alasan spesifik yang menjadi dasar pemberhentian Purbaya. Karena itu, berbagai dugaan mengenai penyebab pencopotan tersebut perlu ditempatkan sebagai analisis atau pendapat pihak lain, bukan sebagai fakta yang sudah dipastikan pemerintah.
Salah satu sorotan datang dari kebijakan fiskal dan komunikasi kebijakan ekonomi selama Purbaya menjabat. Reuters melaporkan bahwa masa jabatan Purbaya berlangsung di tengah kekhawatiran mengenai pelebaran defisit fiskal, pelemahan rupiah, kebijakan injeksi likuiditas ke perbankan, serta kepercayaan investor terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia. RReuters+1
Polemik lain yang ikut menjadi perhatian adalah persoalan rencana dividen Danantara senilai Rp120 triliun. Sejumlah pemberitaan dan analisis mengaitkan persoalan tersebut dengan koordinasi kebijakan fiskal pemerintah. Namun, kaitan langsung antara polemik tersebut dengan keputusan Presiden mencopot Purbaya belum dinyatakan secara resmi oleh Istana. Ddetikfinance
Sejumlah ekonom juga menyoroti kemungkinan adanya persoalan internal dan perbedaan arah kebijakan fiskal. Namun, pandangan tersebut merupakan analisis pengamat dan tidak dapat disamakan dengan alasan resmi pemberhentian Purbaya.
Di sisi lain, Presiden Prabowo memilih Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya. Suahasil bukan orang baru di Kementerian Keuangan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang dalam kebijakan fiskal. Kkontan.co.id
Setelah dilantik, Suahasil menyampaikan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN. Ia juga menegaskan pentingnya memastikan anggaran negara tetap mampu mendukung program prioritas pemerintah. SSetneg+1
Suahasil juga menegaskan akan menjaga defisit APBN tetap berada di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Komitmen tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam masa awal kepemimpinannya sebagai Menteri Keuangan. RReuters
Pergantian Menteri Keuangan ini juga terjadi ketika pemerintah tengah menghadapi tantangan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus mempertahankan kredibilitas fiskal. Suahasil kini menghadapi tugas untuk memastikan kebijakan APBN tetap mendukung agenda pemerintah tanpa mengorbankan disiplin anggaran.
Dengan demikian, fakta yang telah terkonfirmasi adalah Purbaya Yudhi Sadewa diberhentikan dari jabatan Menteri Keuangan dan Suahasil Nazara dilantik sebagai penggantinya pada 14 September 2026. Sementara itu, alasan spesifik Presiden Prabowo memberhentikan Purbaya belum dijelaskan secara terbuka oleh pemerintah.
GeloraNews akan terus memperbarui informasi apabila Istana atau Presiden Prabowo memberikan penjelasan resmi mengenai alasan pergantian tersebut.
GeloraNews
15 September 2026
