Home / Berita Terkini / Kesehatan / PCOS Bukan Vonis, Dokter Sebut Kondisi Ini Bisa Dikendalikan dengan Pola Hidup Sehat

PCOS Bukan Vonis, Dokter Sebut Kondisi Ini Bisa Dikendalikan dengan Pola Hidup Sehat

Malang – Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi salah satu gangguan hormonal yang cukup sering dialami perempuan usia produktif. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan gangguan siklus menstruasi, sulit hamil, hingga munculnya jerawat dan pertumbuhan rambut berlebih. Meski demikian, PCOS bukanlah penyakit yang perlu ditakuti secara berlebihan.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal, DR. dr. Bambang Rahardjo, Sp.OG(K), FM, menjelaskan bahwa PCOS bukan merupakan penyakit yang tidak dapat ditangani. Menurutnya, kondisi tersebut dapat dikontrol selama penderitanya menerapkan pola hidup sehat secara konsisten.
“PCOS itu bukan penyakit yang berbahaya. Kondisi ini bisa dikontrol dengan menjaga pola hidup, seperti mengatur pola makan, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar DR. dr. Bambang Rahardjo, Sp.OG(K), FM.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti PCOS belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan gangguan keseimbangan hormon dan resistensi insulin yang menyebabkan fungsi ovarium terganggu.
Gejala PCOS dapat berbeda pada setiap perempuan. Beberapa di antaranya adalah siklus menstruasi yang tidak teratur, sulit mendapatkan kehamilan, munculnya jerawat yang sulit diatasi, peningkatan berat badan, hingga pertumbuhan rambut berlebih pada area wajah atau tubuh.
Meski demikian, tidak semua perempuan dengan PCOS akan mengalami seluruh gejala tersebut. Oleh karena itu, diagnosis tidak dapat ditegakkan hanya berdasarkan satu keluhan, melainkan melalui pemeriksaan medis oleh dokter spesialis.
Menurut dr. Bambang, perubahan gaya hidup menjadi salah satu langkah utama dalam mengendalikan PCOS. Menjaga pola makan bergizi seimbang, rutin melakukan aktivitas fisik, mengelola stres, serta mempertahankan berat badan ideal dinilai mampu membantu mengurangi gejala sekaligus menurunkan risiko komplikasi di kemudian hari.
Ia juga mengingatkan agar perempuan yang mengalami gangguan menstruasi berkepanjangan atau memiliki gejala yang mengarah pada PCOS tidak melakukan diagnosis sendiri melalui media sosial. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan tetap diperlukan agar penanganan yang diberikan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, penderita PCOS tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat menjadi salah satu kunci penting dalam mengendalikan kondisi tersebut serta menjaga kesehatan reproduksi dalam jangka panjang.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *