Home / Otomotif / Benarkah Pakai Pertalite Bikin Motor Lebih Boros? Ini Kata Ahli

Benarkah Pakai Pertalite Bikin Motor Lebih Boros? Ini Kata Ahli

Anggapan bahwa menggunakan Pertalite membuat motor lebih boros dibanding Pertamax masih ramai di kalangan pengendara. Namun, benarkah asumsi tersebut secara teknis?

People & Technical Development SiTEPAT, Endro Sutarno, memberikan penjelasannya. Secara teori, bahan bakar dengan oktan lebih tinggi memang menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna.

Dampaknya, tenaga mesin menjadi lebih optimal. Waktu tempuh perjalanan pun bisa menjadi lebih singkat sehingga konsumsi BBM berpotensi lebih efisien.

“Intinya ya kalau menurut saya kalau bahan bakarnya lebih bagus akan menghasilkan pembakaran lebih sempurna. Pembakaran lebih sempurna, motor akan larinya lebih cepat. Waktu yang ditempuh lebih singkat,” ujar Endro, Senin (13/7/2026).

Sebaliknya, jika performa mesin biasa saja akibat bensin berkualitas rendah, waktu perjalanan akan sedikit lebih lama. Kondisi inilah yang membuat volume bahan bakar yang terbakar menjadi lebih banyak.

Selisih Konsumsi BBM Tidak Signifikan

Meski ada pengaruh kualitas bensin, Endro menegaskan perbedaan konsumsi antara Pertalite dan Pertamax tidak terlalu kontras. Menurutnya, anggapan Pertalite jauh lebih boros belum tentu sepenuhnya benar.

Memang ada potensi selisih konsumsi BBM, tetapi angkanya relatif kecil. Hingga kini, besaran angka tersebut juga belum pernah dihitung secara pasti.

“Iya, ada selisih (pemakaian BBM) sedikit. Ada. Tapi kalau berapanya saya enggak pernah hitung. Itu logikanya aja,” ungkap Endro.

Hal ini membuktikan bahwa efisiensi BBM tidak bisa langsung disimpulkan hanya dari jenis bensin. Konsumsi bahan bakar nyatanya dipengaruhi oleh banyak faktor lain.

Kondisi Motor Jauh Lebih Menentukan

Endro mengingatkan para pemilik motor agar tidak hanya fokus pada jenis bensin. Banyak pengendara yang abai menjaga kondisi komponen sistem pembakaran, salah satunya saringan udara.

Jika filter udara kotor atau tersumbat, pasokan udara ke ruang bakar akan terganggu. Akibatnya, proses pembakaran menjadi tidak optimal dan memicu pemborosan.

“Sistem bahan bakarnya di motor itu juga jangan dipikirin cuma di bensin doang. Karena motor enak dan enggaknya itu bukan cuma tergantung dari bensinnya saja. Bisa jadi dari saringan udara,” tutur Endro.

Ia mencontohkan, penggunaan Pertamax akan terasa sia-sia jika filter udara motor sudah kotor dan tidak pernah diganti.

“Orang pakai Pertamax oke, tapi saringan udaranya enggak pernah ganti. Padahal kan saringan yang viskos itu enggak bisa dibersihkan, harus diganti. Nah, enggak ganti ya percuma juga,” pungkasnya.

Oleh karena itu, irit atau borosnya motor sangat bergantung pada kombinasi jenis BBM, perawatan berkala, hingga gaya berkendara sehari-hari.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *