Home / Berita Terkini / Live Style / Capsule Wardrobe Kian Digemari, Tampil Stylish Tak Lagi Harus Punya Banyak Baju

Capsule Wardrobe Kian Digemari, Tampil Stylish Tak Lagi Harus Punya Banyak Baju

Malang – Memiliki lemari penuh pakaian kini bukan lagi menjadi tujuan sebagian anak muda. Belakangan, konsep capsule wardrobe mulai banyak diterapkan karena dinilai lebih praktis, hemat, dan memudahkan dalam menentukan outfit untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

Capsule wardrobe merupakan konsep menyusun koleksi pakaian yang berisi item-item esensial dengan model sederhana dan warna yang mudah dipadukan. Dengan jumlah pakaian yang tidak terlalu banyak, pemiliknya tetap dapat menciptakan beragam kombinasi busana untuk kuliah, bekerja, hingga menghadiri acara santai tanpa harus terus membeli pakaian baru.

Mahasiswi di Kota Malang, Nabila Azzahra (21), mengaku mulai menerapkan capsule wardrobe sejak awal tahun ini. Menurutnya, kebiasaan membeli pakaian hanya karena mengikuti tren membuat banyak koleksinya berakhir tersimpan di lemari tanpa pernah digunakan kembali.

“Sebelumnya aku sering belanja kalau lihat baju yang lagi viral di media sosial. Lama-lama aku sadar banyak yang cuma dipakai sekali atau dua kali. Sekarang aku lebih pilih beli pakaian yang modelnya simpel dan warnanya netral supaya gampang dipadukan,” ujarnya.

Nabila mengatakan, koleksi pakaiannya kini didominasi kaus polos, kemeja putih, celana jeans, celana bahan, blazer, dan sneakers berwarna netral. Menurutnya, item-item tersebut dapat dikombinasikan menjadi berbagai gaya sesuai kebutuhan.

“Misalnya kaus putih dipakai sama jeans buat kuliah, lalu tinggal ditambah blazer kalau ada presentasi atau acara yang lebih formal. Jadi satu pakaian bisa dipakai dalam banyak kesempatan,” katanya.

Selain membuat penampilan tetap rapi, ia juga merasakan manfaat dari sisi pengeluaran. Dengan lebih selektif berbelanja, anggaran untuk kebutuhan fashion menjadi lebih terkendali dibanding sebelumnya.

“Aku sekarang lebih mikir sebelum beli baju. Kalau memang belum tentu sering dipakai, ya lebih baik ditahan dulu. Uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan lain,” tambahnya.

Konsep capsule wardrobe juga dinilai membantu mengurangi kebiasaan bingung memilih pakaian setiap pagi. Karena hampir semua koleksi di dalam lemari memiliki warna dan model yang saling melengkapi, proses menentukan outfit menjadi lebih cepat dan praktis.

Tren ini semakin diminati di kalangan anak muda yang mulai mengutamakan kualitas dibanding kuantitas dalam berbelanja. Mereka lebih memilih memiliki pakaian yang awet, nyaman, dan mudah dipadukan daripada terus mengikuti perubahan tren fashion yang berlangsung cepat.

Bagi sebagian orang, capsule wardrobe bukan sekadar cara menata lemari, melainkan bagian dari gaya hidup yang lebih sadar dalam mengelola konsumsi. Dengan membeli pakaian sesuai kebutuhan dan memaksimalkan penggunaan setiap item yang dimiliki, mereka berharap dapat mengurangi pembelian impulsif sekaligus tetap tampil percaya diri dalam berbagai kesempatan.

Melalui konsep tersebut, capsule wardrobe membuktikan bahwa tampil stylish tidak selalu ditentukan oleh banyaknya pakaian yang dimiliki. Dengan koleksi yang sederhana namun fungsional, seseorang tetap dapat mengekspresikan gaya berpakaian sekaligus membangun kebiasaan berbelanja yang lebih bijak.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *