Malang, 24 Juli 2026 – Penggunaan gadget sebelum tidur masih menjadi kebiasaan yang sulit dilepaskan bagi sebagian orang. Aktivitas seperti menonton video, bermain media sosial, hingga membalas pesan sering kali dilakukan untuk mengisi waktu sebelum beristirahat. Namun, kebiasaan tersebut justru dapat membuat waktu tidur menjadi lebih larut sehingga tubuh tidak memperoleh waktu istirahat yang optimal.
Kesadaran untuk mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur kini mulai diterapkan oleh sebagian masyarakat, terutama kalangan muda. Salah satunya adalah Nabila Putri (21), mahasiswi di Kota Malang, yang mengaku mulai membatasi penggunaan ponsel pada malam hari agar kualitas tidurnya lebih baik.
“Awalnya memang sulit karena sudah terbiasa scrolling media sosial sebelum tidur. Tapi sekarang saya berusaha berhenti main HP sekitar 30 menit sebelum tidur. Lama-kelamaan jadi terbiasa dan rasanya lebih cepat mengantuk. Waktu bangun pagi juga terasa lebih segar,” ujar Nabila saat ditemui, Jumat (24/7/2026).
Menurut Nabila, mengganti kebiasaan bermain gadget dengan aktivitas yang lebih santai membuat pikirannya lebih rileks. Ia memilih membaca beberapa halaman buku atau sekadar mendengarkan suara alam tanpa melihat layar ponsel sebelum tidur.
Bagi masyarakat yang ingin mulai mengurangi ketergantungan pada gadget saat malam hari, terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan.
1. Berhenti menggunakan gadget 30–60 menit sebelum tidur
Memberikan jeda dari paparan layar sebelum tidur dapat membantu tubuh memasuki waktu istirahat dengan lebih nyaman. Waktu tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas lain yang lebih menenangkan.
2. Ciptakan suasana kamar yang mendukung waktu istirahat
Kamar yang rapi, pencahayaan redup, serta suasana yang tenang dapat membuat tubuh lebih mudah rileks. Selain itu, menjaga suhu ruangan tetap nyaman juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

3. Hindari minuman berkafein pada malam hari
Minuman seperti kopi, teh, maupun minuman berenergi sebaiknya dihindari beberapa jam sebelum tidur. Sebagai gantinya, masyarakat dapat memilih air putih atau minuman hangat yang tidak mengandung kafein.
4. Isi waktu sebelum tidur dengan aktivitas yang menenangkan
Membaca buku, menulis jurnal, melakukan peregangan ringan, atau mendengarkan musik dengan volume pelan tanpa terus menatap layar dapat menjadi alternatif untuk membantu tubuh lebih rileks sebelum beristirahat.
5. Biasakan tidur dan bangun pada waktu yang sama
Menjaga jadwal tidur yang konsisten setiap hari dapat membantu tubuh membentuk pola istirahat yang lebih teratur. Kebiasaan ini juga membuat tubuh lebih mudah beradaptasi dengan jam biologis.
Nabila berharap semakin banyak orang mulai menyadari pentingnya menjaga kualitas tidur dengan mengurangi penggunaan gadget pada malam hari.
“Kalau sudah terbiasa, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Tidur jadi lebih nyaman, dan besoknya badan juga terasa lebih bertenaga untuk beraktivitas,” tuturnya.
Membatasi penggunaan gadget sebelum tidur memang tidak dapat dilakukan secara instan. Namun, dengan menerapkan kebiasaan sederhana secara konsisten, kualitas istirahat dapat meningkat sehingga tubuh lebih siap menjalani berbagai aktivitas pada keesokan harinya.












