Home / Headline News / REKOMENDASI TEMPAT / Pesona Taman Kemesraan Pujon Malang, Destinasi Wisata Edukasi Budaya Jawa yang Sejuk dan Instagramable

Pesona Taman Kemesraan Pujon Malang, Destinasi Wisata Edukasi Budaya Jawa yang Sejuk dan Instagramable

MALANG – Kabupaten Malang, Jawa Timur, selalu punya cara tersendiri untuk memanjakan para pelancong yang merindukan kesejukan alam. Salah satu destinasi yang kini tengah naik daun dan menjadi rekomendasi utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah adalah Taman Kemesraan yang terletak di Dusun Krajan, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon.
Taman yang memadukan keindahan alam khas perbukitan dengan sentuhan edukasi budaya Jawa ini menawarkan atmosfer yang menenangkan. Pengunjung tidak hanya disuguhkan oleh pemandangan pohon-pohon pinus yang rindang, tetapi juga berbagai spot foto yang kental dengan nuansa tradisional, seperti patung sepasang kekasih legendaris Kamajaya dan Kamaratih yang menjadi ikon tempat ini.
Bagi wisatawan yang berkunjung, aktivitas menyusuri jembatan gantung dan menaiki perahu dayung di danau buatan menjadi agenda yang tidak boleh dilewatkan. Aliran air sungai yang jernih serta udara pegunungan yang bebas polusi menjadikannya tempat pelarian yang sempurna dari penatnya rutinitas perkotaan.
Seorang wisatawan asal Surabaya, Rahmawati (28), membagikan pengalamannya saat berkunjung ke destinasi wisata alam tersebut pada Senin (13/7/2026). Ia mengaku terkesan dengan konsep yang diusung oleh pengelola karena dinilai ramah keluarga dan sangat terawat.


“Saya sengaja datang ke sini bersama keluarga karena penasaran dengan ulasan di media sosial. Ternyata aslinya jauh lebih indah dan udaranya sangat sejuk. Area danaunya paling berkesan, anak-anak suka sekali naik perahu dayung di sana. Selain rekreasi, kita juga bisa mengenalkan sedikit tentang tokoh pewayangan ke anak-anak melalui patung-patung yang ada di sini,” ujar Rahmawati saat ditemui Geloranews di lokasi, Senin (13/7/2026).
Fasilitas di Taman Kemesraan juga terbilang lengkap, mulai dari area parkir yang luas, toilet bersih, musala, hingga deretan warung kuliner yang menyajikan makanan hangat khas pedesaan dengan harga terjangkau. Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, destinasi ini buka setiap hari mulai pukul delapan pagi hingga lima sore dengan harga tiket masuk yang relatif ramah di kantong.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *