Malang, 15 Juli 2026 – Joging pada sore hari menjadi salah satu aktivitas olahraga yang semakin banyak dipilih masyarakat setelah menyelesaikan rutinitas harian. Selain mudah dilakukan, olahraga ini dinilai mampu memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental apabila dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan.
Joging merupakan olahraga aerobik dengan intensitas ringan hingga sedang yang berperan dalam meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru. Aktivitas ini juga membantu memperlancar sirkulasi darah sehingga distribusi oksigen ke seluruh tubuh menjadi lebih optimal.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa sore hari merupakan salah satu waktu yang baik untuk berolahraga. Pada rentang waktu tersebut, suhu inti tubuh berada pada kondisi yang lebih optimal sehingga otot menjadi lebih lentur, performa fisik meningkat, dan risiko cedera dapat diminimalkan apabila diawali dengan pemanasan yang cukup.
Selain meningkatkan kebugaran, joging sore juga dapat membantu mengurangi tingkat stres setelah menjalani aktivitas sepanjang hari. Aktivitas fisik memicu pelepasan hormon endorfin yang berkontribusi terhadap munculnya rasa nyaman dan membantu memperbaiki suasana hati.
Manfaat lainnya adalah membantu menjaga kualitas tidur. Olahraga yang dilakukan pada sore hari dengan intensitas yang sesuai dapat membuat tubuh lebih rileks pada malam hari sehingga tidur menjadi lebih nyenyak. Di samping itu, joging secara rutin turut membantu menjaga berat badan ideal, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 jika disertai pola hidup sehat.
Masyarakat tetap dianjurkan melakukan pemanasan sebelum mulai berlari, menggunakan alas kaki yang sesuai, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta menyesuaikan durasi dan intensitas olahraga dengan kondisi fisik masing-masing. Bagi pemula, joging dapat dimulai selama 15 hingga 20 menit dan ditingkatkan secara bertahap agar tubuh beradaptasi dengan baik.












