MALANG– Wisata Lembah Tumpang yang terletak di wilayah Slamet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, kini menjelma menjadi salah satu destinasi primadona yang wajib dikunjungi wisatawan saat berlibur ke Malang Raya. Tempat wisata ini menyuguhkan perpaduan eksotis antara keindahan alam lereng pegunungan dengan replika kemegahan arsitektur kerajaan kuno nusantara seperti Majapahit dan Singasari.
Saat pertama kali menginjakkan kaki di area seluas kurang lebih 20 hektare ini, pengunjung langsung disambut oleh replika candi-candi megah, ratusan patung dewa, dan tebing-tebing buatan yang dialiri air terjun mini. Suasana asri dan sejuk khas Malang Timur membuat tempat ini sangat cocok untuk melepaskan penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Salah seorang pengunjung asal Surabaya, Ardian Putra (32), mengaku terkesan dengan konsep yang diusung oleh Lembah Tumpang. Menurutnya, tempat ini tidak hanya sekadar menyajikan spot foto yang menarik, tetapi juga memberikan edukasi budaya bagi keluarganya.
“Awalnya tahu dari media sosial, pas ke sini ternyata aslinya jauh lebih megah. Anak-anak bisa berenang di kolam yang dikelilingi candi dan patung-patung seperti di zaman kerajaan. Ini keren banget sih, seperti masuk ke lorong waktu tapi versi alam terbuka,” ujar Ardian saat ditemui Geloranews di lokasi, Kamis (17/7/2026).
Fasilitas yang ditawarkan di Lembah Tumpang terbilang sangat lengkap. Selain kolam renang alami dengan mata air pegunungan yang jernih, pihak pengelola juga menyediakan area berkemah (camping ground), penginapan bernuansa tradisional, hingga gazebo-gazebo nyaman untuk bersantai keluarga. Bagi pencinta fotografi, setiap sudut tempat ini menawarkan latar belakang yang sangat estetik dan instagramable.
Pengelola Wisata Lembah Tumpang, Joko Wahyudi, menjelaskan bahwa konsep utama dari destinasi ini adalah menyelaraskan keindahan alam dengan pelestarian budaya leluhur. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga keasrian lingkungan sekitar sembari memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan.
“Kami ingin wisatawan yang datang ke sini tidak hanya menikmati kesegaran alam Malang, tetapi juga merasakan getaran sejarah dan budaya kita yang adiluhung. Semua replika candi dan arca di sini dibuat sedetail mungkin untuk menghadirkan atmosfer kerajaan masa lalu,” kata Joko kepada Geloranews.
Untuk menikmati seluruh keindahan alam dan fasilitas di Lembah Tumpang, pengunjung dikenakan tiket masuk yang cukup terjangkau. Akses menuju lokasi juga terbilang mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dari pusat Kota Malang. Bagi Anda yang merencanakan liburan akhir pekan bersama keluarga, destinasi ini bisa menjadi pilihan rekomendasi yang sempurna.













