Home / Headline News / Idul Adha 1447 H: Pimred Merpati Pos Adi Susanto Pimpin Kurban, Titip Pesan ke Wartawan: “Tajam Boleh, Tapi Harus Ikhlas Kayak Ismail”Penyembelihan 5 Kambing di Kantor Redaksi Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah dan Integritas Insan Pers

Idul Adha 1447 H: Pimred Merpati Pos Adi Susanto Pimpin Kurban, Titip Pesan ke Wartawan: “Tajam Boleh, Tapi Harus Ikhlas Kayak Ismail”Penyembelihan 5 Kambing di Kantor Redaksi Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah dan Integritas Insan Pers

MALANG – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai penuh khidmat oleh keluarga besar Merpati Pos. Bertempat di halaman kantor redaksi, Selasa (27/5/2026), Pimpinan Redaksi Merpati Pos, Adi Susanto, memimpin langsung kegiatan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk penguatan nilai keikhlasan, solidaritas, dan kepedulian sosial insan pers.

Sebanyak 5 ekor kambing etawa disembelih sejak pukul 07.00 WIB dan disaksikan seluruh jajaran redaksi, wartawan lapangan, fotografer, hingga staf sirkulasi. Suasana kekeluargaan dan nuansa religius tampak menyelimuti kegiatan tahunan tersebut.

Dalam sambutannya sebelum prosesi penyembelihan dimulai, Adi Susanto menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum membangun integritas dan ketulusan dalam menjalankan profesi jurnalistik.

“Ini bukan sekadar potong kambing. Ini madrasah keikhlasan bagi kami insan pers,” tegasnya.

Menurut Adi, semangat Idul Adha harus menjadi pengingat penting bagi seluruh wartawan untuk tetap menjaga ukhuwah di tengah derasnya dinamika sosial dan perbedaan pandangan di masyarakat.

“Mari jadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat ukhuwah islamiyah. Perbedaan boleh ada, tapi persaudaraan jangan sampai putus,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kru Merpati Pos meneladani ketakwaan Nabi Ismail AS yang menunjukkan kepatuhan total kepada Allah SWT tanpa keraguan maupun penolakan.

“Nabi Ismail AS mengajarkan keikhlasan dan ketaatan. Sebagai wartawan, kita juga harus taat pada kode etik, taat pada kebenaran, dan taat pada hati nurani,” kata Adi Susanto.

Dalam kesempatan tersebut, Adi turut memberikan pesan khusus kepada seluruh wartawan Merpati Pos agar tetap menjaga independensi dan integritas jurnalistik.

“Wartawan harus tetap tajam. Itu napas Merpati Pos sejak awal. Tapi tajam harus disertai keikhlasan, bukan karena pesanan, bukan karena kepentingan,” tegasnya.

Menurutnya, pena wartawan memiliki kekuatan besar sebagaimana pisau kurban yang digunakan untuk kemaslahatan.

“Pisau kurban menyembelih hewan untuk dibagikan manfaatnya kepada masyarakat. Pena wartawan juga harus digunakan untuk menyembelih kebatilan dan menyampaikan kebenaran. Niatnya harus lurus,” imbuhnya.

Usai penyembelihan, seluruh daging kurban langsung dikemas menjadi sekitar 350 paket dan dibagikan kepada masyarakat sekitar kantor redaksi, pedagang kaki lima, tukang becak, anak yatim, hingga kaum duafa di wilayah Kecamatan Dampit.

Adi Susanto menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk komitmen Merpati Pos agar tetap dekat dengan masyarakat.

“Merpati Pos boleh terbang tinggi memberitakan isu nasional, tapi kaki kami harus tetap membumi bersama rakyat,” ujarnya sambil membantu proses pembagian daging kurban.

Salah satu warga penerima manfaat, Siti, pedagang pecel di sekitar kantor redaksi, mengaku bersyukur atas kepedulian Merpati Pos yang rutin berbagi setiap Idul Adha.

“Merpati Pos tiap tahun selalu berbagi. Beritanya kritis, tapi orang-orangnya peduli,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan makan siang keluarga besar redaksi. Adi Susanto berharap semangat Idul Adha menjadi energi baru bagi seluruh insan pers Merpati Pos untuk terus menjaga marwah jurnalistik yang independen, kritis, dan berpihak pada kebenaran.

“Kita boleh keras dalam memberitakan fakta, tapi jangan kehilangan hati nurani. Tetap tajam, tetap independen, dan tetap ikhlas,” pungkasnya.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *