Malang, 23 Juni 2026 – Penggemar Timnas Jerman tentu belum melupakan dua kegagalan beruntun yang menjadi salah satu periode paling kelam dalam sejarah Die Mannschaft di ajang Piala Dunia. Setelah tampil sebagai juara dunia pada 2014, Jerman justru tersingkir di fase grup pada Piala Dunia 2018 dan 2022.
Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Jerman yang datang dengan status juara bertahan harus menelan pil pahit. Hanya mampu meraih satu kemenangan, yakni 2-1 atas Swedia. Sementara itu, mereka kalah 0-1 dari Meksiko dan 0-2 dari Korea Selatan. Hasil tersebut membuat Jerman finis di posisi juru kunci Grup F dan gagal melangkah ke babak 16 besar.

Kegagalan tersebut memicu kritik besar dari publik dan media Jerman. Salah satu dampaknya adalah keputusan mantan gelandang andalan Jerman, Mesut Özil, untuk mengakhiri karier internasionalnya.
Empat tahun kemudian, harapan kebangkitan di Piala Dunia 2022 Qatar kembali pupus. Jerman mengawali turnamen dengan kekalahan 1-2 dari Jepang, kemudian bermain imbang 1-1 melawan Spanyol. Pada laga terakhir fase grup, Jerman memang berhasil mengalahkan Kosta Rika dengan skor 4-2. Namun, kemenangan itu tidak cukup untuk mengantarkan mereka lolos ke babak gugur karena hanya menempati peringkat ketiga Grup E.
Memasuki Piala Dunia 2026, secercah harapan mulai terlihat. Tim asuhan Julian Nagelsmann menunjukkan performa yang lebih meyakinkan pada dua pertandingan awal turnamen.
Jerman membuka kiprahnya dengan kemenangan telak 7-1 atas Timnas Curacao. Pada pertandingan kedua, Die Mannschaft kembali menunjukkan mentalitas kuat dengan membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Pantai Gading. Kemenangan tersebut tidak lepas dari kontribusi penyerang Deniz Undav yang menjadi salah satu aktor penting dalam laga tersebut.
Dua hasil positif itu menjadi modal berharga bagi Jerman untuk melanjutkan perjuangan di turnamen. Selain memperbesar peluang lolos ke fase berikutnya, performa tersebut juga menumbuhkan optimisme bahwa Jerman perlahan mulai bangkit dari keterpurukan yang membayangi mereka dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Selanjutnya, Jerman akan menghadapi Timnas Ekuador pada laga berikutnya. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian penting bagi Die Mannschaft untuk membuktikan bahwa kebangkitan mereka bukan sekadar awal yang menjanjikan, melainkan langkah nyata menuju persaingan di papan atas Piala Dunia 2026.












