Home / Berita Terkini / Sains / Siswa SMA Jawa Timur Torehkan Inovasi Sains, Karya Riset Ramah Lingkungan Jadi Sorotan

Siswa SMA Jawa Timur Torehkan Inovasi Sains, Karya Riset Ramah Lingkungan Jadi Sorotan

SURABAYA, GeloraNews – Jumat, 17 Juli 2026. Prestasi pelajar tingkat SMA di Jawa Timur kembali menjadi perhatian melalui berbagai karya inovasi sains yang ditampilkan dalam ajang penelitian dan inovasi pelajar tingkat provinsi. Beragam riset yang dikembangkan mengangkat isu lingkungan, kesehatan, energi terbarukan, hingga pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyebut minat siswa terhadap penelitian ilmiah terus meningkat seiring bertambahnya program pembinaan riset di sekolah. Sejumlah SMA dari Surabaya, Malang, Sidoarjo, Kediri, Jember, dan Madiun berhasil menampilkan karya yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong budaya riset sejak jenjang sekolah menengah agar lahir generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Budaya riset harus terus ditumbuhkan sejak di bangku sekolah,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Salah satu karya yang menarik perhatian adalah penelitian mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi material ramah lingkungan, sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT), serta pengembangan aplikasi berbasis AI untuk membantu proses pembelajaran. Inovasi tersebut dinilai memiliki nilai ilmiah sekaligus peluang untuk diterapkan di masyarakat.

Guru pembina riset dari salah satu SMA di Jawa Timur mengatakan keberhasilan para siswa tidak terlepas dari proses pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Anak-anak memiliki kreativitas yang tinggi. Tugas kami adalah membimbing mereka agar ide tersebut dapat diwujudkan melalui metode penelitian yang benar,” katanya.

Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Malang (UM) menilai meningkatnya kualitas riset pelajar menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Jawa Timur semakin mampu membangun ekosistem pembelajaran berbasis inovasi.

“Prestasi ini menjadi indikator bahwa kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah di kalangan pelajar terus berkembang. Ke depan, kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan dunia industri perlu diperkuat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap karya-karya inovatif para siswa tidak berhenti pada kompetisi semata, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendorong lahirnya peneliti muda Indonesia di masa depan.

Penulis: Tim Redaksi GeloraNews
Editor: GeloraNews
Tanggal: Jumat, 17 Juli 2026

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *