Home / Berita Terkini / Ribuan Mahasiswa di Malang Gelar Aksi Demonstrasi di Depan DPRD Kota

Ribuan Mahasiswa di Malang Gelar Aksi Demonstrasi di Depan DPRD Kota

Malang, 2026 — Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Malang menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Rabu (17/6/2026). Aksi yang berlangsung sejak siang hingga sore hari tersebut diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kampus dan aliansi gerakan mahasiswa daerah.

Sejumlah kampus yang turut terlibat dalam aksi tersebut antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, serta beberapa perguruan tinggi swasta lainnya di wilayah Malang Raya. Massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 mahasiswa yang datang secara bergelombang sejak pukul 12.30 WIB.

Aksi demonstrasi dipusatkan di kawasan depan Gedung DPRD Kota Malang yang berada di Jalan Tugu. Sejak awal aksi, aparat kepolisian terlihat berjaga di sejumlah titik untuk mengamankan jalannya demonstrasi dan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Para mahasiswa melakukan long march sambil membawa berbagai poster, spanduk, dan pengeras suara. Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat dan dunia pendidikan. Mereka juga menyoroti persoalan kenaikan biaya hidup, transparansi anggaran negara, serta berbagai kebijakan nasional yang dianggap memberatkan masyarakat kecil.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa demonstrasi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat saat ini. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan aspirasi rakyat dan mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak kepada kepentingan publik.

Dalam aksi itu, mahasiswa membawa beberapa tuntutan utama, di antaranya:

  • Mendesak pemerintah melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.
  • Menuntut transparansi penggunaan anggaran negara dan daerah.
  • Meminta peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.
  • Menolak kebijakan yang dianggap membebani masyarakat kecil.
  • Mendesak pemerintah lebih serius menangani persoalan ekonomi dan lapangan pekerjaan.

Aksi demonstrasi berlangsung cukup tertib meski sempat terjadi ketegangan kecil saat massa mencoba mendekati area pintu masuk gedung DPRD. Namun situasi berhasil dikendalikan setelah dilakukan mediasi antara aparat keamanan dan koordinator lapangan.

Sekitar pukul 15.30 WIB, perwakilan mahasiswa akhirnya diterima oleh anggota DPRD Kota Malang untuk melakukan audiensi. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan seluruh tuntutan mereka secara langsung dan meminta DPRD meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat.

Ketua perwakilan DPRD Kota Malang menyatakan pihaknya menerima seluruh aspirasi mahasiswa dan berjanji akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada instansi terkait. Meski demikian, mahasiswa menilai sebagian besar tuntutan mereka belum mendapatkan kepastian penyelesaian secara konkret.

Demonstrasi berakhir sekitar pukul 17.00 WIB dengan pengawalan aparat kepolisian. Sebelum membubarkan diri, massa aksi menyatakan akan terus mengawal perkembangan tuntutan mereka dan tidak menutup kemungkinan kembali menggelar aksi lanjutan apabila pemerintah tidak memberikan respons yang dianggap memadai.

Aksi mahasiswa di Malang tersebut menjadi salah satu gelombang demonstrasi terbesar di wilayah Jawa Timur pada pertengahan tahun 2026 dan menunjukkan kuatnya partisipasi mahasiswa dalam menyuarakan isu sosial, ekonomi, dan pendidikan di Indonesia.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *