Home / Berita Terkini / Live Style / Nggak Perlu Grusa-grusu, Rahasia Ketenangan Hidup Warga Lokal di Kota Batu

Nggak Perlu Grusa-grusu, Rahasia Ketenangan Hidup Warga Lokal di Kota Batu

Batu – Istilah slow living belakangan kian populer sebagai antitesis dari hustle culture yang serba cepat. Slow living sendiri bukanlah gaya hidup malas-malasan, melainkan pola hidup yang dijalani secara sadar (mindful), menghargai setiap momen, dan mengutamakan ketenangan dibanding kecepatan.

Menariknya, bagi masyarakat Kota Batu, konsep ini bukan sekadar tren media sosial, melainkan realitas keseharian. Di balik hiruk-pikuk destinasi wisatanya, pemukiman warga lokal di Kota Batu menyimpan ritme hidup yang begitu menenangkan. Udara bersih, suasana asri, serta kebiasaan hidup bersahaja tanpa desakan waktu menjadi modal utama ketenangan jiwa warganya.

Dewi (61), salah seorang warga lokal di kawasan Bumiaji, menceritakan bagaimana ritme lambat ini terbentuk secara alami dalam kesehariannya.

“Pagi hari sekitar jam enam, udara masih sangat sejuk. Aktivitas saya biasanya cukup menyiram tanaman di pekarangan, minum teh hangat di teras, lalu jalan santai keliling pemukiman. Di sini, tidak ada alasan untuk hidup terburu-buru,” ujar Dewi saat berbincang di teras rumahnya, Selasa (21/7/2026).

Menurut Dewi, kunci utama dari ketenangan hidup warga lokal terletak pada nilai kebersamaan dan rasa cukup. Interaksi antarwarga yang hangat, seperti sekadar menyapa saat berpapasan atau mengobrol santai di pos ronda, membuat suasana batin tetap damai.

“Kalau siang atau sore, biasanya kumpul sama tetangga. Ngobrol soal tanaman, cuaca, atau sekadar bertukar hasil kebun. Hidup di sini itu rasanya cukup, tidak perlu ngoyos (terlalu memaksakan diri). Kuncinya ya bersyukur dan menikmati apa yang ada di depan mata,” tambahnya.

Gaya hidup bersahaja yang dihidupi masyarakat Kota Batu ini menjadi bukti bahwa kualitas hidup sejati tak selalu diukur dari seberapa cepat seseorang bergerak, melainkan dari kemampuan untuk menikmati setiap momen dengan tenang.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *