Minuman berbahan dasar matcha masih menjadi salah satu tren yang diminati kalangan Generasi Z. Tidak hanya hadir di kedai kopi dan kafe, matcha juga semakin banyak ditemukan dalam berbagai olahan, mulai dari latte, es krim, roti, hingga makanan penutup.
Popularitas matcha tidak hanya dipengaruhi oleh tampilannya yang menarik, tetapi juga meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup yang lebih sehat. Matcha merupakan bubuk teh hijau yang berasal dari daun teh yang digiling halus dan dikenal mengandung antioksidan alami, terutama katekin. Kandungan tersebut berperan membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Selain antioksidan, matcha juga mengandung kafein dan asam amino L-theanine. Kombinasi keduanya diketahui dapat membantu meningkatkan fokus dan kewaspadaan, sekaligus memberikan efek relaksasi yang lebih stabil dibandingkan konsumsi kafein saja. Karena itu, sebagian masyarakat memilih matcha sebagai alternatif minuman selain kopi untuk menemani aktivitas sehari-hari.
“Matcha ini membantu mood semakin baik,” ujar Firda.
Seiring meningkatnya permintaan, pelaku usaha kuliner terus menghadirkan berbagai inovasi menu berbahan dasar matcha. Perpaduan matcha dengan susu, buah-buahan, maupun dessert menjadi variasi yang banyak ditawarkan untuk menjangkau selera konsumen, khususnya kalangan anak muda.
Tren tersebut juga didukung oleh perkembangan media sosial. Berbagai konten mengenai rekomendasi minuman, ulasan rasa, hingga tampilan penyajian yang estetik membuat matcha semakin dikenal dan menarik perhatian masyarakat. Tidak sedikit pelaku usaha yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan produk baru berbahan dasar matcha.
Meski demikian, konsumen tetap disarankan untuk memperhatikan komposisi produk yang dikonsumsi. Beberapa minuman matcha di pasaran mengandung tambahan gula, krimer, atau pemanis dalam jumlah cukup tinggi sehingga manfaatnya dapat berkurang apabila dikonsumsi secara berlebihan. Mengonsumsi matcha tanpa tambahan gula atau dengan pemanis secukupnya dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menerapkan pola hidup sehat.
Dengan perpaduan cita rasa yang khas, tampilan yang menarik, serta kandungan nutrisi yang dimilikinya, matcha diperkirakan masih akan menjadi salah satu minuman yang diminati, terutama di kalangan Generasi Z dan masyarakat perkotaan yang mulai menerapkan gaya hidup sehat.
Penulis : Ayu Indah Fitriani











