MALANG, GeloraNews – Pendopo Agung Kabupaten Malang menjadi saksi bisu pengukuhan nahkoda baru Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Komisariat Jabal Thareeq. Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, hadir langsung untuk memberikan suntikan semangat dalam Pelantikan Pengurus Periode 2026-2027 pada Minggu (3/5) siang. Dalam momentum sakral tersebut, Wakil Bupati menekankan bahwa jabatan yang diemban para mahasiswa bukanlah sekadar gelar seremonial, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk menjaga marwah perjuangan serta memberikan kontribusi nyata bagi umat dan daerah.
Mengacu pada tema pelantikan mengenai peneguhan khazanah intelektual dan kemandirian di tengah disrupsi zaman, Lathifah menilai visi tersebut sangat relevan. Ia mengingatkan bahwa di era digitalisasi dan globalisasi yang serba cepat ini, kader HMI tidak boleh hanya menjadi penonton. Mahasiswa dituntut menjadi intelektual yang adaptif, kritis, sekaligus solutif dalam menghadapi persoalan masyarakat. Menurutnya, khazanah intelektual bukan hanya soal penguasaan teori, melainkan kemampuan membaca arah zaman dan menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Nyai Lathifah juga menyoroti pentingnya kemandirian, baik dalam berpikir maupun ekonomi, sebagai fondasi utama bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan. Ia berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjadikan organisasi ini sebagai ruang belajar dan pengabdian yang menjunjung tinggi integritas. Pemerintah Kabupaten Malang pun menegaskan komitmennya untuk senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan elemen mahasiswa guna mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkeadaban.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan harapan besar agar sinergi antara kaum intelektual muda dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat demi kemajuan Bumi Kanjuruhan di masa depan.












