GELORANEWS – Agenda peletakan batu pertama pembangunan Mushola Wakaf Al Muflihun yang berada di Jalan Polowijen 2, RT 2/RW 3, Kelurahan Polowijen, Kota Malang, berlangsung lancar pada Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin. Warga sekitar juga ikut meramaikan agenda pembangunan tempat ibadah yang disebut sebagai salah satu mushola kader Muhammadiyah di wilayah Polowijen.
Selain Wakil Wali Kota Malang, kegiatan tersebut dihadiri Lurah Polowijen beserta perangkat wilayah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang, serta Ketua RW 03 yang juga anggota DPRD Kota Malang, Edi Widjanarko.

Ketua PDM Muhammadiyah Kota Malang, Ustaz Bambang Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keberadaan mushola sebagai pusat pembinaan masyarakat.
“Mushola adalah madrasah pertama kali. Ranting itu penting, cabang harus berkembang. Masjid harus makmur dan memakmurkan, menjadi tempat untuk menyelesaikan masalah,” ujar Bambang.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin menyebut agenda peletakan batu pertama tersebut memiliki nilai penting bagi masyarakat Polowijen.
“Agenda hari ini sangat berharga. Mushola yang dibangun ini adalah mushola yang cukup tua di Polowijen,” kata Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin.
Wakil Walikota Malang menegaskan pembangunan tempat ibadah tersebut diharapkan mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pihak setempat.

“Maka dari itu, dari warga maupun pihak setempat akan serta-merta membantu dan mengawal jalannya pembangunan masjid ini dengan baik dan maksimal,” ujarnya.
Acara peletakan batu pertama berlangsung lancar dengan antusiasme warga sekitar. Kehadiran masyarakat sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan Mushola Wakaf Al Muflihun agar nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah sekaligus ruang kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Polowijen.

