Malang – Tragedi berdarah terjadi di Asrama STIKes Kendedes, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur pada Selasa (18/8/2026). Seorang mahasiswa asal Papua Selatan berinisial AVG (25) tewas setelah ditusuk oleh teman sekamarnya sendiri, S.K., yang berasal dari daerah yang sama.
Insiden tersebut dipicu oleh rasa cemburu dan sakit hati. Korban diduga pernah menggoda kekasih dari pelaku. Sebelum peristiwa penusukan terjadi, korban dan pelaku sempat mengonsumsi minuman beralkohol bersama di kawasan asrama.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengonfirmasi bahwa pertikaian antara dua mahasiswa tersebut pecah di siang hari setelah dipengaruhi alkohol. Percekcokan verbal berkembang menjadi perkelahian fisik.
“Sekitar pukul 14.30 WIB, keduanya terlibat cekcok mulut yang berlanjut pada perkelahian fisik. Pelaku kemudian mengambil pisau dapur jenis pisau kupas sepanjang kurang lebih 17 sentimeter dari dalam kamar,” ujar Ipda Yudi Risdiyanto saat memberikan keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Setelah mengambil senjata tajam tersebut, S.K. langsung menusuk korban sebanyak satu kali di area dada tepat di depan kamar asrama. Akibat luka parah yang dialaminya, AVG mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Tim Satreskrim Polresta Malang Kota yang bergerak cepat berhasil membekuk pelaku kurang dari satu jam setelah penusukan. Pelaku S.K. ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di kawasan Jalan Ikan Piranha, Kecamatan Blimbing.
“Pelaku berhasil ditangkap kurang dari satu jam di daerah Jalan Ikan Piranha. Saat ini penyidik telah memeriksa lima orang saksi untuk mendalami lebih lanjut motif pasti dari peristiwa ini,” lanjut Yudi.
Atas perbuatannya, S.K. kini mendekam di tahanan Mapolresta Malang Kota dan dijerat pasal berlapis terkait pembunuhan serta penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
