MALANG, GELORANEWS — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, akhirnya mendekati kawasan wisata Bromo Hillside. Kobaran api yang bergerak cepat membuat pengunjung panik dan memilih keluar dari lokasi untuk menyelamatkan diri.
Seorang pengunjung Bromo Hillside, Handik Ali Rohman, yang berprofesi sebagai advokat, mengatakan api tiba-tiba terlihat mendekati kawasan wisata. Situasi tersebut membuat pengunjung yang berada di lokasi segera meninggalkan area.
“Api tiba-tiba mendekati lokasi. Akhirnya pengunjung keluar untuk menyelamatkan diri,” ujar Handik Ali Rohman saat ditemui di lokasi, 14 September 2026.
Menurut Handik, kondisi tersebut membuat suasana di kawasan Bromo Hillside sempat menegangkan. Pengunjung memilih mengutamakan keselamatan dengan segera keluar dari kawasan wisata ketika kobaran api semakin mendekat.
Kobaran api diketahui berada di sekitar kawasan Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Pergerakan api turut dipengaruhi kondisi angin dan vegetasi yang kering.
Pengawas Bromo Hillside, Sampetono, sebelumnya mengatakan pihak pengelola melakukan evakuasi terhadap sekitar 50 pengunjung setelah api terlihat semakin mendekati kawasan wisata.
“Begitu ada api sekitar 3 kilometer, perkiraan kami sudah mau arah ke sini. Baru pengunjung langsung kita evakuasi,” kata Sampetono.
Api bahkan sempat menyambar bagian view deck Bromo Hillside. Sebagian kecil fasilitas dilaporkan terdampak sebelum api berhasil dipadamkan.
“Tinggi kobaran api itu hampir 50 meter. Itu sampai menyala di view deck yang atas. Deck yang terbakar sekitar 40 sentimeter, untung bisa segera dipadamkan,” ujar Sampetono.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan petugas gabungan telah melakukan pemadaman dan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.
“Untuk saat ini titik api di belakang kawasan Bromo Hillside sudah padam dan sedang dilaksanakan penyisiran bara api oleh tim gabungan,” kata Sadono, Minggu, 13 September 2026.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bromo Hillside juga ditutup sementara hingga kondisi di sekitar kawasan dinyatakan aman.
Sementara itu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara aktivitas wisata Gunung Bromo menyusul kebakaran yang meluas di sejumlah titik.
Petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan penyisiran untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Kondisi angin serta vegetasi kering menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai dalam penanganan kebakaran di kawasan tersebut.
GeloraNews
14 September 2026
