Home / Edukasi / Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka! Kuota 80% untuk STEM dan Industri Strategis

Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka! Kuota 80% untuk STEM dan Industri Strategis

Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap 2 Tahun 2026 resmi dibuka mulai Selasa (30/6/2026) hingga 31 Juli 2026 mendatang. Pada seleksi kali ini, pemerintah memprioritaskan mayoritas pendanaan untuk bidang sains dan teknologi.

Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, mengungkapkan bahwa 80 persen alokasi beasiswa LPDP kali ini difokuskan pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan industri strategis. Sementara itu, 20 persen sisa anggarannya dialokasikan untuk bidang SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).

“Bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan artifisial (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur, material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif,” tulis LPDP dalam laman resminya, dikutip Kamis (2/7/2026).

Selain itu, LPDP tetap mendukung pendanaan bidang STEM-related, seperti bisnis, ekonomi, hukum, dan kebijakan publik yang menopang industri strategis. Bidang SHARE juga dinilai tetap krusial dalam memperkuat aspek sosial, budaya, dan pendidikan nasional.

Daftar Program Beasiswa yang Tersedia

Melanjutkan kesuksesan Tahap 1, LPDP Tahap 2 membuka beberapa kategori program utama, antara lain:

  • Beasiswa STEM Industri Strategis
  • Beasiswa SHARE
  • Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan
  • Beasiswa Kerja Sama Khusus (Beasiswa Keolahragaan & Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research)

3 Perubahan Kebijakan Penting di Tahap 2 2026

Bagi Anda yang berminat mendaftar, ada sejumlah penyesuaian aturan baru di tahap ini yang wajib dicermati:

1. Keringanan Syarat Bahasa Inggris

  • Pendaftar Kelompok Afirmasi:
    • Tujuan Dalam Negeri: Tetap tidak diwajibkan menyertakan sertifikat Bahasa Inggris.
    • Tujuan Luar Negeri: Jika sudah mengantongi LoA Unconditional, syarat sertifikat bahasa dihapus. Jika belum memiliki LoA, ada opsi tambahan sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
    • Putra-Putri Papua: Bebas dari syarat minimal IPK dan kemampuan Bahasa Inggris untuk tujuan dalam maupun luar negeri.
  • Pendaftar Non-Afirmasi (Umum/PNS/TNI/Polri):
    • Jika sudah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib menyertakan sertifikat bahasa.
    • Jika belum memiliki LoA (Dalam Negeri): Ada opsi menggunakan sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP.
    • Jika belum memiliki LoA (Luar Negeri): Ada penambahan opsi sertifikat Duolingo.
  • Beasiswa Talenta Riset (Doctor by Research): Ada penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibanding Tahap 1. Jika belum memiliki LoA, pendaftar bisa melampirkan sertifikat bahasa dari pusat bahasa kampus dalam negeri.

2. Penambahan Daftar Kampus Tujuan

LPDP memperluas daftar Universitas Unggulan dari yang semula hanya 17 kampus menjadi 31 kampus unggulan. Rinciannya, 17 universitas berlaku untuk seluruh program studi, dan 14 universitas tambahan dikhususkan bagi program studi STEM.

3. Pembaruan Daftar Perguruan Tinggi

Terdapat pembaruan daftar kampus tujuan dalam negeri, luar negeri, serta program double/joint degree untuk skema Beasiswa STEM Industri Strategis, SHARE, serta Beasiswa Keolahragaan.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi LPDP. Pastikan Anda memeriksa kembali seluruh dokumen persyaratan sebelum melakukan finalisasi data.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *