KEPANJEN – Ancaman banjir kembali membayangi sejumlah wilayah di Kabupaten Malang. Sejak Januari hingga November 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat sedikitnya 11 kejadian banjir yang tersebar di tujuh kecamatan. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Malang untuk memperkuat langkah antisipasi, terlebih intensitas hujan diperkirakan masih berpotensi meningkat.
Ancaman tersebut tidak bisa hanya disikapi dengan penanganan ketika banjir sudah terjadi. Sebab, kejadian yang berulang di sejumlah wilayah menunjukkan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam meminimalkan risiko bencana, mulai dari pemetaan kawasan rawan hingga pembenahan sistem pengendalian banjir.
Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, terdapat anomali cuaca yang mempercepat turunnya hujan dengan intensitas cukup tinggi. Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Malang, tetapi juga melanda kawasan pesisir selatan Jawa Timur, mulai Pacitan hingga Lumajang.
Kondisi cuaca tersebut membuat potensi bencana hidrometeorologi perlu diwaspadai. Terlebih, sejumlah wilayah di Kabupaten Malang telah mengalami banjir berulang sepanjang tahun ini.
Pemkab Malang pun perlu memastikan langkah mitigasi tidak berhenti pada kesiapan personel dan peralatan kebencanaan. Upaya pencegahan di wilayah rawan juga perlu menjadi perhatian, termasuk memastikan saluran drainase berfungsi optimal, melakukan pemantauan kondisi sungai, serta mengevaluasi titik-titik yang berulang kali terendam.
Selain itu, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) juga diperlukan agar penanganan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD. Sebab, pengurangan risiko bencana membutuhkan dukungan kebijakan dan penanganan infrastruktur dari berbagai sektor.
Dengan 11 kejadian banjir yang tercatat hingga November, pemerintah daerah dituntut tidak sekadar bersiap menghadapi bencana, tetapi juga mampu menekan potensi kejadian serupa. Tanpa langkah antisipasi yang terukur, masyarakat di tujuh kecamatan tersebut akan terus dibayangi ancaman banjir setiap musim hujan.
