MALANG — Lapak pedagang yang memenuhi badan jalan di kawasan Pasar Kebalen, Kota Malang, masih menjadi persoalan pada pagi hari. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat, meskipun sosialisasi dan penertiban disebut rutin dilakukan oleh petugas.
Berdasarkan informasi yang diunggah Info Malangan, UPT Pasar Kota Malang bersama petugas terkait melakukan penertiban pada pukul 06.00 WIB dan 09.00 WIB. Namun, sejumlah pedagang masih berjualan di luar area yang diperuntukkan.
Di sisi lain, pedagang mengaku waktu berjualan yang terbatas membuat mereka belum sempat menghabiskan dagangan ketika penertiban berlangsung. Sebagian pedagang bahkan mulai beraktivitas sejak pukul 04.00 WIB.
Persoalan ini memperlihatkan bahwa penertiban saja belum tentu cukup untuk menyelesaikan masalah. Ketika lapak kembali memenuhi badan jalan meskipun penertiban dilakukan berulang kali, pemerintah perlu mengevaluasi apakah penataan lokasi dan pengaturan jam berdagang sudah sesuai dengan kondisi di lapangan.
Aktivis sekaligus Ketua Bidang Anti Korupsi GERRINDO Kota Malang, Farel, menilai penataan kawasan pasar perlu dilakukan secara konsisten, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlangsungan usaha para pedagang.
“Penertiban memang diperlukan agar jalan tidak dipenuhi lapak dan masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar. Namun, pemerintah juga perlu memastikan adanya solusi yang jelas bagi pedagang. Jangan sampai penertiban hanya berulang, sementara persoalan yang sama terus muncul,” ujar Farel.
Menurutnya, pemerintah perlu mengevaluasi pengaturan jam berjualan, ketersediaan tempat berdagang, serta mekanisme penataan yang dapat dipahami dan dijalankan bersama. Dengan begitu, kepentingan pedagang dan pengguna jalan tidak harus terus dipertentangkan.
Pemerintah Kota Malang juga perlu membuka ruang komunikasi dengan para pedagang untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi. Penataan yang hanya berorientasi pada penertiban berisiko tidak menyentuh persoalan mendasar apabila tidak disertai alternatif yang realistis.
Pada akhirnya, kawasan Pasar Kebalen membutuhkan penataan yang mampu menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan kepastian bagi pedagang. Evaluasi kebijakan dan koordinasi antarpihak menjadi penting agar persoalan lapak yang kembali memenuhi badan jalan tidak terus berulang.
