BATU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Butak, Kabupaten Malang, berdampak pada aktivitas pendakian di kawasan Gunung Panderman. Hingga Kamis (3/9/2026), jalur pendakian Panderman masih ditutup sementara demi keselamatan masyarakat dan pendaki.
Kebakaran terjadi di Petak 100 dekat Pos 3 jalur pendakian Gunung Butak, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Selasa (1/9/2026). Api pertama kali dilaporkan terlihat pada siang hari dan kemudian ditangani oleh tim gabungan.
Berdasarkan laporan BPBD, luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 15 hektare. Api berhasil dipadamkan pada Selasa sore sekitar pukul 16.17 WIB. Penanganan melibatkan BPBD Kota Batu, BPBD Kabupaten Malang, Perhutani, TNI, Polri, Basarnas, LMDH, serta relawan.
Kebakaran tersebut juga membuat ratusan pendaki yang berada di kawasan tiga gunung harus dievakuasi. Data pendataan pada 2 September mencatat terdapat 284 pendaki yang tersebar di Gunung Butak, Bokong, dan Panderman, dengan rincian 182 orang di Butak, 82 orang di Bokong, dan 20 orang di Panderman.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Doddy Faturrahman, mengatakan jalur pendakian Panderman masih belum dibuka. Pembukaan kembali jalur menunggu hasil penyisiran dan arahan dari Perhutani.
“Pendakian untuk saat ini masih kondisi ditutup,” ujar Doddy, seperti dikutip RRI, Rabu (2/9/2026).
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kawasan benar-benar aman setelah kebakaran. Petugas juga masih melakukan pemantauan terhadap kemungkinan adanya bara atau titik api yang tersisa.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Suwoko, sebelumnya menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan sebagai bagian dari mitigasi untuk mencegah pendaki terjebak apabila kondisi kebakaran memburuk.
“Baik keseluruhan di Buthak, Bokong, maupun Panderman diminta untuk segera meninggalkan lokasi,” kata Suwoko.
Hingga informasi terbaru, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat karhutla tersebut. Pemerintah dan petugas gabungan mengimbau masyarakat maupun pendaki untuk tidak memasuki kawasan yang masih ditutup serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api di kawasan hutan agar dapat ditangani sedini mungkin.
GeloraNews
Kamis, 3 September 2026
