JAKARTA – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri. Dalam kesempatan yang sama, Komjen Polisi Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri berdasarkan Keppres Nomor 97/POLRI Tahun 2026.
Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025. Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian 1994 tersebut juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Kapolda Banten.
Setelah dilantik, Suyudi memperoleh kenaikan pangkat dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal Polisi. Ia kemudian langsung memimpin Korps Bhayangkara menggantikan Listyo Sigit yang menjabat Kapolri sejak Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026.
Suyudi mengatakan dirinya akan melakukan konsolidasi internal sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan pada kepemimpinan sebelumnya. Program yang dinilai masih baik akan dilanjutkan, sedangkan hal-hal yang membutuhkan pembenahan akan diperbaiki.
“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan masih cukup baik kita akan lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” ujar Suyudi seperti dikutip detikcom, Minggu (4/10/2026).
Salah satu fokus yang disampaikan Suyudi adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan penegakan hukum berjalan secara adil. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
“Tentunya kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik. Kemudian juga penegakan hukum yang adil dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” katanya.
Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut kemudian dilanjutkan dengan serah terima Panji-Panji Polri Tribrata dari Listyo Sigit kepada Suyudi di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026). Prosesi tersebut menjadi penanda resmi beralihnya kepemimpinan Polri kepada Suyudi.
Dalam langkah awal kepemimpinannya, Suyudi juga telah menerbitkan surat telegram mutasi sejumlah pejabat Polri. Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak 88 perwira tinggi dan perwira menengah mendapat rotasi atau penugasan baru, termasuk pergantian sejumlah Kapolda.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari langkah awal Suyudi dalam menata organisasi Polri setelah resmi menjabat sebagai Kapolri. Sementara itu, masyarakat masih menunggu implementasi visi “Polri Bersama Masyarakat” yang menjadi salah satu arah kepemimpinannya.
GeloraNews
