Home / Berita Terkini / Kesehatan / Dinkes Kota Malang Gencarkan Skrining Kesehatan Gratis Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA

Dinkes Kota Malang Gencarkan Skrining Kesehatan Gratis Antisipasi Lonjakan Kasus ISPA

Geloranews, Malang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mulai memperketat pengawasan terhadap potensi lonjakan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Memasuki pertengahan bulan, tepatnya pada Senin, 13 Juli 2026, Dinkes resmi meluncurkan program skrining kesehatan gratis secara massal yang menyasar warga di berbagai wilayah puskesmas setempat. Langkah ini diambil menyusul adanya perubahan cuaca yang cukup drastis di wilayah Malang Raya dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data pantauan berkala dari Dinkes Kota Malang, tercatat ada fluktuasi kunjungan pasien dengan keluhan batuk, pilek, hingga sesak napas di sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama. Cuaca dingin yang kering saat malam hari dan terik di siang hari khas musim kemarau dituding menjadi faktor utama yang memicu penurunan imunitas tubuh masyarakat secara umum.

Program skrining massal ini dijadwalkan akan berlangsung sepanjang bulan Juli 2026. Petugas medis tidak hanya menetap di puskesmas induk, melainkan turut aktif jemput bola dengan mendatangi posyandu lansia, posbindu, serta fasilitas publik lainnya guna memastikan seluruh lapisan masyarakat terlayani dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif, mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal gangguan pernapasan dan segera memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis ini. Selain mendapatkan pemeriksaan fisik, warga juga akan diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat serta kecukupan hidrasi tubuh.

“Kami melihat ada kecenderungan peningkatan keluhan saluran pernapasan akibat cuaca yang kurang menentu ini. Oleh karena itu, mulai Juli 2026 ini kami masifkan skrining dini di setiap wilayah puskesmas agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat sebelum gejalanya menjadi lebih berat,” ujar dr. Husnul Muarif saat memberikan keterangan resmi di Kantor Dinkes Kota Malang, Senin (13/7/2026).

Melalui upaya preventif yang terintegrasi ini, Dinkes Kota Malang berharap dapat menekan angka fatalitas penyakit infeksi saluran pernapasan sekaligus menjaga stabilitas tingkat keterisian ranjang rumah sakit di Kota Malang. Masyarakat pun diimbau untuk kembali menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan jika kondisi fisik sedang kurang fit atau ketika berada di area yang berdebu tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *