Home / Headline News / Jelang Idul Adha, Lapak Hewan Kurban Mulai Menjamur di Pinggir Jalan Raya

Jelang Idul Adha, Lapak Hewan Kurban Mulai Menjamur di Pinggir Jalan Raya

MALANG, GELORANEWS — Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah memang masih menyisakan waktu beberapa pekan lagi. Namun, geliat persiapannya sudah mulai terasa di wilayah Malang Raya. Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan pedagang hewan kurban musiman mulai marak membuka lapak dagangannya di beberapa kawasan strategis pinggir jalan raya. Pemandangan deretan bambu penyekat yang menyulap lahan kosong atau area pinggiran jalan menjadi kandang darurat kini mudah ditemui di beberapa titik, seperti di kawasan Jalan raya Sawojajar, sekitaran Kedungkandang, hingga jalur protokol lainnya. Bau khas dan suara lenguhan sapi serta embikan kambing pun mulai mewarnai riuh jalanan kota.

Salah seorang pedagang kambing musiman di kawasan Jalan Laksda Adi Sucipto, Blimbing, Aminullah (42), mengaku sengaja mendirikan lapak lebih awal untuk menjaring konsumen yang ingin mendapatkan harga lebih bersahabat sebelum lonjakan permintaan terjadi. Menurutnya, jika membuka lapak sejak dini, pilihan hewan masih sangat beragam dan harga belum terlalu naik tajam. Biasanya, memasuki seminggu sebelum Lebaran, harga dari peternak lokal Malang maupun pasokan dari daerah luar seperti Probolinggo dan Lumajang sudah mulai terkerek naik secara signifikan.

Di lapaknya, Aminullah menyediakan sekitar 40 ekor kambing jenis Jawa Randu dan Peranakan Etawa (PE). Untuk harga, ia mematok satu ekor kambing mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 6,5 juta, tergantung bobot tubuh hewan. Sementara untuk komoditas sapi, di beberapa lapak musiman kawasan pinggiran Malang harganya terpantau berkisar antara Rp 22 juta hingga mencapai Rp 55 juta per ekor.

Fenomena menjamurnya lapak hewan kurban di pinggir jalan ini bak dua sisi mata uang. Di satu sisi memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Malang yang ingin berburu hewan kurban tanpa harus ke pasar hewan besar, namun di sisi lain kerap memicu kerawanan kemacetan lalu lintas serta kebersihan lingkungan sekitar jalan raya. Menanggapi hal tersebut, dinas terkait di Malang Raya diimbau untuk segera melakukan pemetaan, pengawasan, dan pemeriksaan kesehatan hewan secara ketat guna mengantisipasi penyakit menular pada ternak serta memastikan kelayakan syariat.

Bagi masyarakat Malang yang berencana membeli hewan kurban di lapak pinggir jalan raya, penting untuk tetap jeli. Konsumen disarankan memeriksa umur hewan secara langsung—minimal 1 tahun untuk kambing dan 2 tahun untuk sapi yang ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap. Selain itu, pastikan kondisi fisik hewan tidak cacat, mata jernih, cermin hidung lembab alami, serta bergerak aktif dan lincah. Puncak kepadatan pembeli di lapak-lapak musiman Malang Raya ini diprediksi baru akan terjadi pada H-7 hingga H-3 menjelang Hari Raya Idul Adha nanti.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *