MALANG, GELORANEWS — Manajemen Arema FC mengambil langkah khusus untuk mempercepat proses pemulihan striker asal Brasil, Gustavo Henrique. Klub mendatangkan fisioterapis khusus dari Brasil untuk membantu menangani kondisi sang pemain yang masih menjalani program pemulihan cedera.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian manajemen terhadap kondisi Gustavo Henrique sekaligus upaya agar pemain berusia 26 tahun itu dapat kembali memperkuat Singo Edan dalam kondisi terbaik.
Kabar terbaru mengenai penanganan Gustavo Henrique tersebut disampaikan Radar Malang pada Minggu (18/10/2026). Dalam laporan itu disebutkan kondisi Gustavo saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan manajemen mendatangkan fisioterapis khusus dari Brasil untuk mendukung proses pemulihannya.
Gustavo sebelumnya mengalami cedera otot paha depan kiri atau quadriceps saat memperkuat Arema FC menghadapi DPMM FC Brunei Darussalam dalam Piala Presiden 2026, Jumat (31/7/2026). Cedera tersebut membuatnya harus menjalani pemulihan dan belum dapat langsung tampil bersama tim.
Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, Sp.K.O., sebelumnya menjelaskan bahwa cedera Gustavo membutuhkan penanganan dan rehabilitasi secara bertahap.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan Gustavo Henrique mengalami cedera otot paha depan kiri (quadriceps). Cedera ini membutuhkan penanganan dan rehabilitasi secara bertahap agar proses penyembuhan berjalan optimal,” ujar dr. Nanang kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).
Dalam perkembangannya, tim medis Arema FC terus memantau kondisi Gustavo. Fisioterapis Arema FC, Reta Arroyan, sebelumnya menyebut perkembangan Gustavo menunjukkan arah positif dan pemain mulai meningkatkan intensitas latihan serta beradaptasi kembali dengan aktivitas di lapangan.
“Perkembangan Gustavo Henrique semakin membaik. Minggu ini dia mulai menaikkan intensitas latihan dan mulai mencoba adaptasi lapangan, seperti latihan jogging,” ujar Reta Arroyan dalam keterangan yang dimuat Arema FC pada September 2026.
Dengan didatangkannya fisioterapis khusus dari Brasil, manajemen Arema FC berharap proses rehabilitasi Gustavo dapat berjalan lebih optimal. Penanganan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan klub agar sang striker dapat kembali ke lapangan setelah benar-benar dinyatakan siap secara medis.
Gustavo menjadi salah satu pemain penting Arema FC. Sebelum mengalami cedera, penyerang tersebut tampil produktif pada Piala Presiden 2026 dengan mencetak empat gol dalam tiga pertandingan. Ia kemudian mengalami cedera setelah mencetak gol keduanya saat menghadapi DPMM FC.
Saat ini, keputusan untuk mengembalikan Gustavo ke pertandingan tetap bergantung pada hasil evaluasi tim medis dan kesiapan fisiknya. Klub tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain kembali sebelum kondisinya benar-benar siap.
Manajemen Arema FC sebelumnya memang telah menempatkan sektor medis sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung performa tim. Data I.League musim 2026/2027 mencatat Arema FC memiliki dokter tim Nanang Tri Wahyudi serta fisioterapis Reta Arroyan dalam struktur tim.
Langkah mendatangkan fisioterapis dari Brasil tersebut menunjukkan keseriusan Arema FC dalam menangani pemulihan Gustavo Henrique, terutama agar proses rehabilitasi berjalan sesuai kebutuhan pemain dan target klub pada kompetisi Super League 2026/2027.
GeloraNews — Malang, Selasa 20 Oktober 2026
