Home / Headline News / ๐Ÿ›‘ Banjir Bandang di Malang: Air Setinggi Dada Orang Dewasa, Puluhan Motor Terseret Arus

๐Ÿ›‘ Banjir Bandang di Malang: Air Setinggi Dada Orang Dewasa, Puluhan Motor Terseret Arus

Kota Malang mengalami bencana banjir parah pada Kamis (4/12/2025) setelah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi selama kurang lebih satu hingga dua jam pada siang hingga sore hari. Banjir tidak hanya berupa genangan, namun di beberapa lokasi air mengalir deras layaknya arus sungai, menyebabkan kerugian materiil yang signifikan.

Titik-Titik Banjir Terparah dan Ketinggian Air

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, tercatat total 39 titik di tiga kecamatan utama mengalami dampak banjir. Ketinggian air bervariasi dan sempat mencapai level ekstrem di beberapa lokasi, terutama kawasan cekungan dan jalur luapan sungai.

KecamatanLokasi Titik Banjir UtamaEstimasi Ketinggian AirCatatan Dampak
BlimbingJalan Letjen Sutoyo80 cm โ€“ 150 cm (Setinggi Pinggang hingga Dada)Arus sangat deras, kendaraan terseret, rumah terendam.
Jalan Kedawung 1Hingga 160 cm (Setinggi Dada Orang Dewasa)Wilayah terdalam, air masuk ke rumah warga.
Jalan Karya BaratAir masuk ke pemukiman dan rumah warga.
Perempatan Jl. Laksda Adi SuciptoLumpuh total sekitar 30 menit.
Jalan A. Yani UtaraKetinggian air signifikan, kemacetan parah.
LowokwaruJalan Soekarno-Hatta (Suhat)80 cm โ€“ 150 cmAkses utama lumpuh, kendaraan roda empat sulit melintas.
Kawasan Sigura-guraTergenang cukup tinggi, mengganggu aktivitas mahasiswa.
Jalan PurwodadiKetinggian air signifikan.
SukunJalan SidomulyoKetinggian air signifikan, luapan selokan/drainase.
Lain-lainKawasan Purwantoro (perbatasan Lowokwaru)Ketinggian bervariasi.
Trotoar Jembatan BrantasDilaporkan ambrol, mengancam 22 rumah di sekitarnya.

Kutipan BPBD: Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, menyatakan bahwa ketinggian air di jalan raya berkisar 80 sentimeter hingga mencapai 150 hingga 160 sentimeter di kawasan terdalam.

Kendaraan dan Dampak Terseret Arus

Banjir kali ini dikenal karena kecepatan dan derasnya arus air di jalan raya, khususnya di kawasan Lowokwaru dan Blimbing.

  • Kendaraan Terseret: Sejumlah sepeda motor dilaporkan terseret arus banjir yang deras, terutama di Jalan Letjen Sutoyo. Beberapa video yang beredar menunjukkan pengendara motor yang kehilangan kendali dan terjatuh, dengan motornya langsung hanyut terbawa derasnya air.
  • Kendaraan Mogok: Banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang mogok dan terpaksa dievakuasi, terutama di Jalan Soekarno-Hatta yang mengalami genangan tinggi.
  • Warga Terjebak: Sejumlah warga di permukiman juga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena air masuk ke dalam rumah dengan cepat.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri, dan relawan langsung diturunkan ke lokasi untuk mengevakuasi warga, mengatur lalu lintas, dan membersihkan sisa material banjir.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *