(Malang, 14 November 2025)
Kota Malang kembali menjadi sorotan akibat tingginya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat, hingga akhir September 2025, total kasus ISPA telah mencapai angka mengkhawatirkan: 8.990 kasus. Angka ini menempatkan ISPA sebagai salah satu dari 10 penyakit terbanyak yang diderita warga Kota Malang.
📈 Ancaman Ganda: Pancaroba dan Polusi
Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menyampaikan bahwa peningkatan kasus ini dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem di masa pancaroba.
“Cuaca pagi bisa terasa sangat panas, namun sorenya tiba-tiba mendung dan hujan. Kondisi ini membuat daya tahan tubuh masyarakat mudah menurun dan rentan diserang virus penyebab ISPA,” jelas dr. Husnul.
Selain faktor cuaca, polusi udara—terutama dari kendaraan bermotor dan aktivitas industri—juga disebut-sebut menjadi faktor risiko utama yang memperparah kondisi pernapasan warga.
👨👩👧👦 Kelompok Usia Produktif Paling Banyak Terkena
Data Dinkes menunjukkan bahwa kasus ISPA tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi didominasi oleh kelompok usia produktif dan dewasa:
- Usia 19–59 tahun: Mencapai kasus terbanyak, yakni 4.598 orang.
- Usia 10–18 tahun (Remaja): Menyumbang 1.618 kasus.
- Usia 5–9 tahun (Anak): Tercatat 1.311 kasus.
Meskipun secara keseluruhan kasus ISPA tahun 2025 menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, angka yang nyaris menyentuh 9.000 ini tetap memerlukan kewaspadaan tinggi.
🛡️ Imbauan dan Langkah Antisipasi Dinkes
Untuk menekan laju penularan, Dinkes Kota Malang mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan dasar, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan berkumpul di tempat ramai.
- Wajib Masker: Dinkes secara resmi mengimbau warga disiplin mengenakan masker saat beraktivitas di ruang publik dan di luar rumah, terutama bagi mereka yang memiliki keluhan batuk, pilek, atau bersin.
- Jaga Kebersihan: Rajin mencuci tangan menggunakan sabun.
- Gaya Hidup Sehat: Menjaga pola istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi serta suplemen vitamin jika diperlukan, untuk memperkuat sistem imun.
- Segera Berobat: Jika gejala ISPA tidak membaik, masyarakat diimbau segera mengunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Langkah antisipasi ini diharapkan dapat mencegah lonjakan kasus lebih lanjut dan melindungi warga Malang dari penyakit pernapasan akut, terutama di tengah ketidakpastian cuaca saat ini.












