MALANG – Wajah ceria terpancar dari ratusan penarik becak di Kota Malang, Pemerintah Kota Malang secara resmi mendistribusikan bantuan Becak Listrik gratis sebagai bagian dari program modernisasi transportasi rakyat dan pemulihan ekonomi lokal.
Penyerahan bantuan ini dipusatkan di halaman depan Balai Kota Malang dan diserahkan langsung kepada para penerima manfaat yang sebelumnya telah terdata di Dinas Perhubungan.
Solusi Ramah Lingkungan dan Hemat Tenaga
Program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan kesejahteraan para lansia yang masih menggantungkan hidup sebagai penarik becak.
“Kami ingin para pejuang transportasi tradisional ini tidak lagi kelelahan mengayuh secara fisik, namun tetap bisa mencari nafkah dengan teknologi yang lebih ringan dan ramah lingkungan,” ujar perwakilan pemerintah dalam sambutannya.
Fakta Utama Program Becak Listrik Malang:
- Jumlah Bantuan: Sebanyak 200 unit pada tahap pertama.
- Spesifikasi: Menggunakan baterai elektrik yang dapat diisi ulang (rechargeable) dengan daya jelajah hingga 40-50 km sekali isi.
- Fasilitas Tambahan: Setiap unit dilengkapi dengan atap pelindung hujan yang lebih kokoh dan lampu LED untuk keamanan berkendara di malam hari.
- Biaya Operasional: Sangat murah, karena para pengemudi diberikan akses pengisian daya gratis di titik-titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) tertentu milik pemkot.
Respon Positif dari Penarik Becak
Pak Slamet (62), salah satu penarik becak yang biasa mangkal di kawasan Kayutangan, mengaku sangat bersyukur. “Biasanya kaki saya sering sakit kalau harus mengayuh jauh, apalagi kalau penumpangnya bawa barang berat. Dengan becak listrik ini, tinggal gas saja. Sangat membantu di usia saya sekarang,” ungkapnya.
Dukungan untuk Wisata Heritage
Kehadiran becak listrik ini juga diproyeksikan untuk mendukung sektor pariwisata. Dengan tampilan yang lebih bersih dan seragam, becak-becak ini diharapkan menjadi moda transportasi pilihan bagi wisatawan yang ingin berkeliling kawasan heritage seperti Kayutangan dan Alun-Alun Merdeka tanpa menimbulkan polusi udara.
Pemerintah berencana akan menambah kuota bantuan pada tahun anggaran berikutnya jika program tahap awal ini terbukti efektif meningkatkan pendapatan para penarik becak di Kota Malang.













