SUKABUMI – Isak tangis menyelimuti warga Desa [Nama Desa], Kabupaten Sukabumi, menyusul kabar meninggalnya seorang anak laki-laki berinisial A (12). Bocah yang seharusnya tengah menikmati masa sekolahnya tersebut mengembuskan napas terakhir setelah diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh ibu kandungnya sendiri, MDS (35).
Kronologi Kejadian
Peristiwa memilukan ini terungkap saat tetangga merasa curiga dengan kondisi korban yang tampak lemas dan memiliki sejumlah luka lebam di bagian tubuh. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi:
- Kejadian Bermula: Korban diduga ditegur keras oleh pelaku karena masalah sepele di rumah.
- Tindakan Kekerasan: Pelaku diduga melakukan penganiayaan menggunakan benda tumpul yang menyebabkan luka serius.
- Upaya Penyelamatan: Warga sempat membawa korban ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju RSUD Sekarwangi.
Proses Hukum dan Penyelidikan
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Saat ini, pelaku telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Kami telah mengamankan terduga pelaku yang merupakan ibu kandung korban. Saat ini tim penyidik masih melakukan olah TKP dan menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi dalam keterangannya.
Duka Mendalam Warga
Teman-teman sekolah korban mengenal A sebagai anak yang pendiam namun baik hati. Kepergiannya yang mendadak dengan cara yang tragis menyisakan trauma bagi lingkungan sekitar. Banyak pihak mendesak agar kasus ini diusut tuntas demi keadilan bagi almarhum.
Pesan Penting: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami atau melihat tanda-tanda kekerasan dalam rumah tangga, jangan ragu untuk menghubungi layanan darurat atau pihak berwajib. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama.












