Jakarta, November 2025 — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi pusat perhatian setelah dalam beberapa pekan terakhir melakukan serangkaian pernyataan dan langkah tegas terkait kondisi ekonomi nasional. Sikap blak-blakan dan gaya kepemimpinan langsungnya membuat berbagai kebijakan yang ia keluarkan mendapat sorotan publik.
Fokus pada Penertiban Praktik Penyimpangan
Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pembersihan besar-besaran terhadap berbagai praktik penyimpangan di sektor keuangan negara, mulai dari pengelolaan anggaran hingga peredaran barang ilegal. Ia menyatakan tidak akan ragu menindak siapapun yang terlibat, termasuk apabila menyentuh oknum aparat negara.
Menurutnya, praktik penyelundupan dan kebocoran anggaran selama ini menjadi salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Karena itu, dalam beberapa pekan ke depan, Purbaya menyebut akan ada langkah konkret berupa pemeriksaan internal, audit menyeluruh, dan penguatan sistem pengawasan.

Koreksi Kebijakan Fiskal
Selain isu penertiban, Purbaya tengah mempersiapkan paket kebijakan fiskal yang disebut sebagai “koreksi besar” terhadap pengelolaan anggaran sebelumnya. Ia menilai bahwa beban anggaran negara perlu disusun ulang untuk memastikan efektivitas, termasuk peninjauan ulang terhadap belanja rutin dan pembiayaan jangka panjang.
Beberapa usulan yang tengah dibahas antara lain:
- Penyesuaian mekanisme transfer ke daerah,
- Prioritas belanja untuk sektor produktif,
- Optimalisasi sistem perpajakan digital,
- Penyederhanaan struktur birokrasi di sejumlah direktorat.
Optimisme terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Meski sedang melakukan konsolidasi besar, Purbaya tetap menunjukkan optimisme terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Ia menyebut sejumlah indikator menunjukkan tren positif, terutama dari sisi konsumsi rumah tangga dan investasi. Menurutnya, Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang kuat selama pengelolaan fiskal dilakukan dengan disiplin dan transparan.
Purbaya juga mendorong peningkatan peran masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran negara, agar tercipta iklim pemerintahan yang lebih bersih dan akuntabel.
Dukungan dan Kritik Mengalir
Langkah-langkah Purbaya menuai dukungan dari berbagai kalangan yang mendukung gaya kepemimpinan tegas dan cepat. Namun, kritik juga muncul, terutama dari pihak yang menilai pendekatan tersebut terlalu agresif dan berpotensi menimbulkan gesekan politik.
Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa setiap kebijakan yang ia ambil bertujuan untuk memperbaiki fondasi ekonomi dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara.












