MALANG – Memasuki penghujung libur panjang, arus balik di wilayah Kota Malang mengalami peningkatan signifikan pada Minggu kemarin. Ribuan kendaraan terpantau mulai meninggalkan area Malang Raya menuju arah Surabaya dan daerah sekitarnya sejak siang hingga malam hari.
Berdasarkan pantauan di lapangan, penumpukan kendaraan terkonsentrasi di beberapa titik syaraf lalu lintas, di antaranya:
- Simpang Karanglo (Akses Tol Madyopuro & Singosari): Antrean panjang terlihat di pintu masuk tol dan pertigaan menuju arah Surabaya.
- Kawasan Dinoyo – Lowokwaru: Padatnya kendaraan dari arah Batu yang hendak melintasi Kota Malang menuju jalur keluar kota.
- Jalan Ahmad Yani & Flyover Arjosari: Volume kendaraan yang melambat akibat pertemuan arus dari pusat kota dan jalur lingkar.
Dominasi Kendaraan Luar Kota
Volume kendaraan pada arus balik kali ini didominasi oleh kendaraan pribadi roda empat. Terpantau mayoritas kendaraan yang melintas didominasi oleh plat nomor luar daerah, khususnya Plat L (Surabaya), Plat W (Sidoarjo/Gresik), serta beberapa Plat B (Jakarta) yang baru saja menyelesaikan masa liburan di destinasi wisata Malang Raya.
Pengalihan Arus dan Rekayasa Lalu Lintas
Guna mengantisipasi kemacetan total, Satlantas Polresta Malang Kota melakukan beberapa skema rekayasa:
- Sistem Manual Override Lampu Lalu Lintas: Petugas memprioritaskan durasi hijau bagi arus kendaraan yang menuju arah keluar kota (Utara).
- Pengalihan di Simpang MCC: Kendaraan dari arah selatan diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif guna memecah kepadatan di titik tengah kota.
- Pemanfaatan Jalur Tikus: Polisi mengimbau pengendara untuk memaksimalkan jalur alternatif seperti kawasan Gadang-Bumiayu bagi yang menuju arah selatan atau jalur Sawojajar bagi yang menuju akses tol.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota menghimbau agar para pemudik dan wisatawan tetap bersabar dan mengutamakan keselamatan.
“Kami meminta pengendara untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. Jika merasa lelah, silakan memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia. Ikuti arahan petugas di lapangan dan jangan memaksakan masuk ke jalur yang sudah padat agar tidak terjadi penguncian arus (gridlock),” ujar perwakilan petugas di pos pelayanan Karanglo.












