Home / Headline News / Proyek Peninggian Jalan Kepanjen-Pagak Dikeluhkan Warga, Akses Rumah Terhambat

Proyek Peninggian Jalan Kepanjen-Pagak Dikeluhkan Warga, Akses Rumah Terhambat

KEPANJEN, MALANG – Proyek infrastruktur peninggian jalan yang menghubungkan wilayah Kepanjen hingga Pagak di Kabupaten Malang kini tengah menjadi sorotan tajam. Proyek yang bertujuan untuk meminimalisir risiko banjir tahunan ini justru menuai keluhan dari warga setempat karena dianggap kurang memperhatikan akses pemukiman.

Proyek Setinggi 1 Meter

Pengerjaan jalan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga ini mencapai ketinggian rata-rata satu meter dari elevasi semula. Hal ini mengakibatkan posisi jalan kini jauh lebih tinggi dibandingkan pintu masuk rumah dan toko milik warga di sepanjang bahu jalan.

Beberapa dampak utama yang dikeluhkan warga antara lain:

  • Akses Kendaraan Terputus: Banyak warga tidak bisa mengeluarkan atau memasukkan kendaraan (motor/mobil) ke dalam rumah karena kemiringan yang terlalu curam.
  • Risiko Banjir Kiriman: Warga khawatir jika saluran drainase tidak dibangun dengan sempurna, air hujan dari jalan justru akan mengalir masuk ke rumah warga yang posisinya sekarang lebih rendah (cekung).
  • Kerugian Ekonomi: Pelaku usaha di pinggir jalan melaporkan penurunan omzet karena pembeli sulit memarkirkan kendaraan.

Respons Pemerintah dan Solusi

Menanggapi keluhan tersebut, pihak Dinas Bina Marga Kabupaten Malang menjelaskan bahwa peninggian jalan ini merupakan langkah teknis yang krusial untuk mencegah genangan air yang sering merusak struktur aspal di jalur tersebut.

Pemerintah menjanjikan beberapa langkah mitigasi:

  1. Pembangunan Drainase Terintegrasi: Memastikan air tidak masuk ke pemukiman warga.
  2. Pembuatan Ramp Akses: Kontraktor diminta membantu pembuatan akses masuk sementara bagi warga yang terdampak langsung.
  3. Evaluasi Teknis: Peninjauan kembali titik-titik yang dianggap terlalu tinggi agar tetap fungsional bagi pengguna jalan maupun penghuni.

Kondisi Lalu Lintas

Hingga hari ini, arus lalu lintas di jalur Kepanjen-Pagak masih diberlakukan sistem buka-tutup. Pengguna jalan dihimbau untuk berhati-hati karena adanya material proyek di bahu jalan dan debu yang cukup pekat saat cuaca panas.


Catatan: Jika Anda berencana melewati jalur ini, disarankan untuk mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan di jam berangkat atau pulang kerja.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *