Kota Malang memasuki pertengahan November dengan kondisi cuaca yang basah hampir tanpa jeda. Sejak awal bulan, hujan turun hampir setiap hari, mulai dari hujan ringan pada pagi hari hingga hujan lebat disertai angin pada sore dan malam.
Pola cuaca yang tidak stabil membuat aktivitas warga kerap terganggu. Pada siang hari, awan gelap cepat terbentuk dan hujan sering turun mendadak. Sementara pada malam hari, intensitas hujan cenderung lebih deras dan berlangsung lebih lama.
Fenomena ini dipengaruhi oleh masuknya puncak musim hujan, yang ditandai dengan tingginya kelembapan udara dan pembentukan awan konvektif yang cepat. Akibatnya, kawasan perkotaan hingga pegunungan di Malang Raya mengalami peningkatan hujan hampir setiap hari tanpa jeda kering yang signifikan.
Warga mulai menyesuaikan aktivitas dengan kondisi tersebut, terutama pengendara sepeda motor yang harus lebih berhati-hati di jalanan licin. Beberapa titik rawan genangan di wilayah kota juga mulai menampakkan peningkatan ketinggian air meskipun masih terpantau aman.
Hingga akhir November, cuaca basah diperkirakan masih terus berlanjut. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat mendadak, terutama pada sore hingga malam hari.












