Home / Headline News / Muscab PERADI SAI Malang Raya 2026: Naili Ariyani Menang Aklamasi, Konsensus Kuat Lanjutkan Kepemimpinan

Muscab PERADI SAI Malang Raya 2026: Naili Ariyani Menang Aklamasi, Konsensus Kuat Lanjutkan Kepemimpinan

Geloranews.co.id Malang – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PERADI SAI Malang Raya periode 2026–2030 menegaskan arah konsolidasi organisasi advokat melalui terpilihnya Naili Ariyani, S.H., M.H. secara aklamasi dalam forum yang digelar di Hotel Harris Malang, Sabtu (11/04/2026).

Terpilihnya Naili bukan sekadar hasil mekanisme organisasi, melainkan cerminan konsensus kuat internal advokat Malang Raya untuk melanjutkan kepemimpinan yang dinilai telah berjalan stabil dan progresif dalam beberapa tahun terakhir.
Sebanyak 160 anggota hadir dalam forum yang dibuka oleh Wakil Ketua Komite Organisasi dan Keanggotaan DPN PERADI SAI, Fajar Marpaung, S.H., M.H. Muscab ini menjadi arena strategis dalam menguji soliditas, sekaligus menentukan arah masa depan organisasi di tengah dinamika profesi advokat yang semakin kompleks.
Sidang sempat diskors guna memenuhi ketentuan AD/ART sebelum akhirnya dinyatakan kuorum. Forum kemudian dilanjutkan dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Plt Ketua DPC periode 2022–2026, yang menjadi pijakan evaluatif sebelum memasuki tahap pemilihan.
Awalnya, kontestasi diwarnai oleh dua kandidat, yakni Frederick Bambang, S.H. dan Naili Ariyani, S.H., M.H. Namun dinamika berubah signifikan ketika Frederick Bambang memilih mundur.
“Demi menjaga keutuhan dan kekompakan DPC PERADI SAI Malang Raya,” tegasnya.
Pengunduran diri tersebut tidak hanya mengakhiri kontestasi, tetapi sekaligus mempertegas adanya arus besar dukungan terhadap Naili Ariyani. Forum pun secara bulat menetapkannya sebagai ketua melalui mekanisme aklamasi—sebuah legitimasi organisasi yang kuat dan tidak terbantahkan.

Dalam pidato perdananya, Naili menegaskan arah kepemimpinannya yang berfokus pada penguatan integritas, perlindungan anggota, serta peningkatan peran organisasi di tengah masyarakat.
“Membawa PERADI Malang Raya menjadi organisasi yang berwibawa dalam menegakkan kode etik, terpercaya dalam melindungi anggota, serta berperan aktif dalam mewujudkan kemanfaatan bagi masyarakat,” tegasnya.
Menariknya, di tengah dinamika menjelang Muscab, nama Didik Lestariyono sebelumnya santer diisukan akan maju sebagai penantang dalam bursa calon Ketua DPC PERADI SAI Malang Raya. Namun alih-alih maju dalam kontestasi, Didik justru menyampaikan pernyataan yang menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan yang telah berjalan.

Managing Partner Kantor Advokat DLA yang juga menjabat sebagai Ketua Umum GERRINDO tersebut menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Naili Ariyani.
“Saya menyampaikan selamat dan sukses atas terpilihnya Naili Ariyani, S.H., M.H. Saya menilai PERADI Malang Raya selama ini sudah berjalan sangat baik sejak diketuai oleh almarhum Iwan Kuswardi, S.H. Begitu pula ketika ditinggalkan beliau dan dilanjutkan oleh Plt Ketua Naili Ariyani, S.H., M.H. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan kepemimpinan Mbak Naili demi mencapai kemajuan organisasi yang lebih baik,” ujarnya.
Sikap Didik tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa kontestasi internal organisasi tidak berkembang menjadi polarisasi, melainkan berujung pada konsolidasi. Dukungan dari figur yang sebelumnya disebut-sebut berpotensi menjadi penantang justru memperkuat legitimasi kepemimpinan Naili Ariyani.
Dengan legitimasi aklamasi dan dukungan lintas elemen, kepemimpinan Naili kini memasuki fase krusial: menjaga soliditas internal sekaligus menjawab tantangan eksternal profesi advokat. Ke depan, DPC PERADI SAI Malang Raya dituntut tidak hanya menjaga marwah profesi, tetapi juga memastikan organisasi tetap adaptif, progresif, dan berpihak pada kepentingan keadilan masyarakat. (HA)

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *