Home / Headline News / Misteri Kematian Mahasiswi UMM Asal Probolinggo Mulai Terungkap, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku

Misteri Kematian Mahasiswi UMM Asal Probolinggo Mulai Terungkap, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku

MALANG, 17 Desember 2025 – Kasus penemuan jenazah mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berinisial N (22), yang ditemukan tak bernyawa di wilayah perbatasan Malang-Pasuruan, mulai menemui titik terang. Pihak kepolisian melaporkan adanya perkembangan signifikan dalam penyelidikan dugaan pembunuhan ini.

Kronologi Penemuan Jenazah

Jenazah korban ditemukan oleh warga setempat pada awal pekan ini di sebuah lahan kosong yang sepi. Korban, yang diketahui berasal dari Kecamatan Tiris, Probolinggo, sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tidak bisa dihubungi selama dua hari.

Berdasarkan hasil autopsi sementara, tim medis menemukan adanya luka akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala dan beberapa luka lebam di tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban merupakan korban kekerasan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Hasil Penyelidikan Terkini

Kapolres melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa tim gabungan dari Polres Malang dan Polda Jatim telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) secara mendalam.

  • Identitas Terduga Pelaku: Polisi dikabarkan telah mengantongi identitas orang terakhir yang terlihat bersama korban. “Kami sedang melakukan pengejaran. Ada indikasi orang dekat atau kenalan korban yang terlibat,” ujar sumber kepolisian.
  • Barang Bukti: Polisi juga telah mengamankan beberapa barang milik korban, termasuk rekaman CCTV dari sekitar jalur yang diduga dilewati pelaku saat membawa korban ke lokasi penemuan.

Respons Pihak Kampus dan Keluarga

Pihak Humas UMM menyatakan duka cita mendalam atas tragedi yang menimpa mahasiswinya. Kampus berkomitmen untuk kooperatif membantu pihak kepolisian jika dibutuhkan informasi tambahan terkait aktivitas akademik korban.

Sementara itu, keluarga korban di Probolinggo berharap agar pelaku segera ditangkap dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya. Jenazah korban saat ini telah dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Imbauan Keamanan

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para mahasiswa yang tinggal di kos-kosan, agar:

  1. Selalu memberi kabar kepada teman atau keluarga jika hendak keluar di malam hari.
  2. Menghindari janji temu dengan orang yang baru dikenal di tempat-tempat yang sepi atau terpencil.
  3. Segera melapor ke pihak berwajib jika merasa dibuntuti atau dalam situasi terancam.
Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *