Home / Berita Terkini / Malang Raya Berbenah: Geliat Persiapan Lebaran Mulai Memuncak Sepekan Jelang Idulfitri

Malang Raya Berbenah: Geliat Persiapan Lebaran Mulai Memuncak Sepekan Jelang Idulfitri

MALANG – Memasuki sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri, denyut nadi kehidupan di wilayah Malang Raya, baik kota maupun kabupaten, mengalami peningkatan aktivitas yang sangat signifikan. Fenomena tahunan ini mulai terasa di berbagai sudut jalanan yang kini terpantau jauh lebih padat dari hari biasanya. Di pusat-pusat perbelanjaan seperti Malang Town Square (Matos), Olympic Garden (MOG), hingga kawasan Pasar Besar, ribuan warga mulai menyerbu gerai-gerai pakaian untuk berburu baju baru. Kerumunan pembeli terlihat memadati lorong-lorong ritel, menciptakan antrean panjang di kasir yang didominasi oleh keluarga yang ingin melengkapi kebutuhan sandang hari raya.

Kondisi serupa juga terlihat di sentra-sentra kuliner dan toko kue kering di sepanjang Jalan Sulawesi dan kawasan Gatot Subroto. Sejak pagi hingga menjelang waktu berbuka, toko-toko ini dipenuhi oleh ibu-ibu yang antusias memilih berbagai kudapan khas lebaran seperti nastar, kastengel, hingga keripik tempe khas Malang untuk menjamu tamu nantinya. Kemacetan pun tak terhindarkan di area pasar tradisional seperti Pasar Oro-Oro Dowo di kota dan Pasar Kepanjen di kabupaten, di mana aktivitas bongkar muat bahan pangan untuk hidangan opor dan ketupat meningkat drastis.

Sementara itu, kesibukan berbeda terlihat di sepanjang koridor otomotif seperti Jalan Letjen Sutoyo dan Jalan Ahmad Yani. Di sana, kaum bapak mulai memadati bengkel-bengkel resmi maupun umum untuk melakukan pengecekan kendaraan. Antrean servis mesin, ganti oli, hingga pemasangan perlengkapan mudik seperti roof box meningkat tajam demi memastikan keamanan perjalanan jauh. Tak jarang, beberapa bengkel di kawasan Raden Intan harus menerapkan sistem booking karena kapasitas yang sudah penuh sejak pagi hari.

Titik-titik keramaian utama di Malang Raya saat ini berpusat di Simpang Karanglo sebagai pintu masuk utama, kawasan Alun-Alun yang menjadi titik pertemuan para pencari diskon, serta area sekitar terminal Arjosari yang mulai didatangi pemudik awal. Warga diimbau untuk lebih bersabar saat melintasi jalur-jalur protokol tersebut, terutama pada sore hari menjelang waktu berbuka, mengingat volume kendaraan pribadi dan aktivitas ekonomi warga yang sedang berada pada puncaknya.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *