MALANG – Kota Malang bersiap menjadi lautan manusia dalam rangka memperingati puncak Harlah Nahdlatul Ulama (NU) yang akan dipusatkan di Stadion Gajayana pada tanggal 7–8 Februari 2026. Pemerintah Kota Malang bersama kepolisian telah menyusun skenario besar untuk memastikan acara berjalan khidmat meskipun diprediksi akan terjadi kepadatan luar biasa.
📍 Lokasi dan Jadwal Utama
Kegiatan puncak akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, yang diawali dengan rangkaian Mujahadah Kubrodan Salat Tahajud berjamaah mulai pukul 01.00 WIB. Namun, massa rombongan dari luar kota diperkirakan sudah mulai memadati area Stadion Gajayana sejak Sabtu siang.
🚧 Penutupan Jalan & Rekayasa Arus
Pemerintah memberlakukan sterilisasi kawasan mulai Sabtu (7/2) pukul 12.00 WIB. Berikut adalah rute yang akan ditutup total bagi kendaraan umum:
- Zona Inti: Jl. Semeru, Jl. Tenes, dan Jl. Tangkuban Perahu.
- Zona Penyangga: Kawasan Jl. Besar Ijen, Jl. Retawu, Jl. Wilis, hingga Jl. Pahlawan Trip.
- Akses Terbatas: Jl. Guntur, Jl. Merapi, dan Jl. Buring hanya diperuntukkan bagi warga lokal dan kendaraan darurat.
PENTING: Kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Ijen untuk hari Minggu, 8 Februari 2026, secara resmi DITIADAKAN guna memberikan ruang bagi parkir bus rombongan dan pergerakan jemaah.
👥 Estimasi Massa & Fasilitas
Dengan estimasi kehadiran mencapai 100.000 jemaah, panitia menyadari bahwa Stadion Gajayana tidak akan mampu menampung seluruh massa di dalam tribun. Sebagai solusi:
- Layar Lebar: Puluhan videotron dipasang di sepanjang Jl. Semeru dan Jl. Ijen.
- Kesehatan: 15 unit ambulans advance dan 20 posko kesehatan disiagakan di ring 1 dan 2.
- Air Bersih: Sebanyak 200 titik keran air siap minum disediakan oleh Tugu Tirta untuk wudu dan konsumsi.
💡 Solusi bagi Warga dan Pendatang
Bagi masyarakat yang tidak mengikuti acara, berikut adalah beberapa langkah antisipasi:
- Gunakan Jalur Lingkar: Hindari pusat kota. Gunakan jalur Jl. Soekarno-Hatta atau Jl. Gadang-Sukun untuk mobilitas Utara-Selatan.
- Manfaatkan Posko: Bagi jemaah yang tersesat atau butuh istirahat, kantor-kantor kelurahan di sekitar lokasi dibuka 24 jam sebagai rest area.
- Transportasi Umum: Penumpang kereta api di Stasiun Kotabaru disarankan berangkat lebih awal karena akses menuju stasiun diprediksi akan mengalami perlambatan.












