Berdasarkan data Dinas Perhubungan dan Kepolisian setempat per 23 Desember 2025, arus kendaraan di Malang Raya diprediksi naik sebesar 2,7% dibandingkan tahun lalu. Kota Malang akan menjadi simpul utama yang menghubungkan wisatawan menuju destinasi populer di Batu (Utara) dan Pantai Selatan (Selatan).
1. Jalur Menuju Kota Wisata Batu (Prioritas Utama)
Kawasan ini menjadi titik paling rawan karena tingginya volume wisatawan yang menginap dan berkunjung ke berbagai theme park.
- Titik Macet Utama:
- Simpang Karanglo (Singosari): Pertemuan arus dari Exit Tol Singosari menuju Batu. Kepadatan sering terjadi di jalur Karangploso hingga depan Gluther Kapas.
- Kawasan Dinoyo – Lowokwaru: Meliputi Jl. MT Haryono, Jl. Mayjen Panjaitan, dan Jl. Soekarno-Hatta yang merupakan akses utama membelah kota menuju Batu.
- Exit Songgoriti: Rawan penumpukan karena pelanggaran rambu dan penyempitan jalur.
- Simpang Tiga Bendo: Titik krusial arus balik wisatawan dari arah Selecta dan Cangar.
- Rekayasa Lalin: Polisi telah menyiapkan skema Satu Arah (One Way) dan sistem pasang surut di jalur utama masuk Kota Batu secara situasional.
- Jalur Alternatif: Wisatawan dari arah Surabaya disarankan keluar di Exit Tol Pakis atau Madyopuro jika Karanglo terkunci, lalu melewati jalur alternatif Tumpang atau via Karangploso (Sisi Utara).

2. Jalur Menuju Pantai Selatan (JLS Malang)
Antusiasme wisatawan menuju Pantai Selatan melalui Jalur Lintas Selatan (JLS) diprediksi akan menyebabkan antrean panjang di beberapa titik penghubung.
- Titik Macet Utama:
- Simpang Gadang – Kendalpayak: Pintu keluar utama dari arah kota menuju jalur selatan.
- Kepanjen (Jalibar): Persimpangan menuju arah pantai sering mengalami kepadatan di jam-jam keberangkatan wisata (pagi hari).
- Gondanglegi – Bantur: Jalur utama menuju Pantai Balekambang. Harap waspada di titik perbaikan jalan di Desa Sumberagung yang diproyeksikan baru rampung akhir Desember ini.
- Jalur Alternatif:
- Via Karangkates: Dari arah Barat (Blitar/Kediri), gunakan jalur Sumberpucung – Kalipare untuk langsung tersambung ke JLS.
- Via Pagak – Donomulyo: Jalur alternatif dari Kepanjen untuk menghindari kepadatan di jalur utama Bantur.
- click here

3. Kawasan Kota Malang (Simpul Persinggahan)
- Area Heritage: Kawasan Kayutangan, Alun-Alun Merdeka, dan Jl. Besar Ijen (dekat Gereja Katedral) akan mengalami kepadatan tinggi karena aktivitas ibadah Natal dan wisata kuliner.
- Pusat Perbelanjaan: Waspadai kemacetan di Jl. Kawi (MOG) dan koridor Jl. Ahmad Yani (MCC hingga Flyover Arjosari).
Tips Perjalanan Wisata Nataru di Malang:
- Gunakan Pantauan CCTV: Anda dapat memantau kondisi jalan secara real-time melalui website cctv.malangkota.go.id.
- Manajemen Waktu: Hindari bergerak di jalur wisata pada pukul 10.00 – 14.00 WIB (puncak keberangkatan) dan 17.00 – 20.00 WIB (puncak arus balik lokal).
- Waspada Cuaca: BMKG memprediksi hujan turun di siang hingga sore hari. Jalur menuju Batu (Pujon) dan Pantai Selatan rawan kabut serta lincin.












