Geloranews MALANG – Sosok Erfastino Reynaldi (36), atau yang akrab disapa Rey Malawat alias Yupi Rere, akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi. Terlapor dalam kasus pernikahan sesama jenis di Kota Malang ini dengan tegas menepis berbagai tuduhan yang dilontarkan oleh istrinya, Intan Anggraeni (28).
Dalam keterangannya pada Jumat (10/4/2026), Rey menyangkal telah memberikan janji-janji manis berupa kemewahan untuk memikat korban. Ia menyebut tuduhan mengenai janji rumah mewah hingga mobil sport Lamborghini adalah tidak benar.
“Saya tidak pernah menjanjikan mobil atau rumah mewah,” ujar Rey sebagaimana dilansir dari geloranews.
Bukannya melakukan penipuan materi, Rey justru mengklaim bahwa selama masa hubungan mereka, dialah yang banyak menyokong kondisi ekonomi Intan. Rey mengaku telah mengeluarkan banyak biaya untuk:
- Memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari.
- Membantu finansial keluarga besar Intan.
- Melunasi berbagai utang yang dimiliki pihak istri.
Tepis Isu Pembunuhan dan Rencana ke Kamboja
Selain soal materi, Rey juga menanggapi serius tuduhan ancaman kekerasan fisik. Sebelumnya, Intan mengaku merasa terancam setelah mengetahui identitas asli Rey sebagai seorang perempuan. Namun, hal ini dibantah keras oleh Rey.
“Saya tidak pernah mengintimidasi atau mengancam (membunuh),” tegasnya.
Terkait isu yang menyebutkan dirinya hendak membawa Intan ke Kamboja, Rey meluruskan bahwa rencana perjalanan tersebut sebenarnya bertujuan ke Yogyakarta, bukan luar negeri. Kepergian ke Jogja tersebut dimaksudkan untuk menjalani terapi pengobatan akibat cedera kaki yang dialami Intan dari hubungan sebelumnya.
“Rencananya ke Jogja untuk terapi, karena dia sempat mengalami cedera kaki… Gak ada ke Kamboja,” tutup Rey dalam klarifikasinya.











