MALANG – Arema FC berhasil membuktikan ketangguhannya dalam laga bertajuk Derby Jawa Timur melawan Persik Kediri yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, tim berjuluk Singo Edan ini sukses mengamankan kemenangan tipis 2-1. Hasil positif ini tidak hanya mengamankan tiga poin krusial, tetapi juga mengakhiri tren negatif di laga kandang dan membawa Arema FC merangsek naik ke posisi 5 besar klasemen sementara.
Pelatih Arema FC menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari disiplin taktis yang tinggi. Meski sempat tertinggal di babak pertama, perubahan strategi pada paruh kedua terbukti ampuh membongkar pertahanan lawan. Kendati demikian, staf kepelatihan memberikan instruksi tegas kepada lini belakang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam mengantisipasi situasi bola mati yang masih menjadi titik lemah tim dalam beberapa pertandingan terakhir.
Di sisi lain, manajemen Arema FC kini tengah melangkah lebih jauh di luar lapangan hijau. Secara resmi, manajemen telah mengajukan proposal hak pengelolaan penuh Stadion Kanjuruhan kepada pemerintah daerah. Langkah strategis ini diambil dengan visi besar untuk mentransformasi area stadion menjadi pusat ekonomi terpadu. Rencana tersebut mencakup pemberdayaan UMKM lokal, pengelolaan toko resmi klub (merchandise), hingga pembangunan museum sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang klub dan para pendukungnya.
Terkait kondisi kebugaran pemain, tim medis melaporkan bahwa penyerang asing andalan tim sedang dalam masa pemulihan akibat cedera otot ringan. Untuk mencegah risiko cedera yang lebih parah, sang pemain akan menjalani program latihan terpisah selama beberapa hari ke depan. Hal ini memaksa tim pelatih untuk segera merancang skema alternatif di lini depan guna menghadapi laga tandang berat melawan Madura United pada pekan depan.
Seluruh elemen tim kini diminta untuk tetap rendah hati dan menjaga fokus. Manajemen menekankan bahwa konsistensi adalah kunci utama jika Arema FC ingin tetap bersaing di papan atas hingga akhir musim.












