Home / Headline News / Aksi Nekat Siang Bolong: Tembok Griya Shanta Dijebol Oknum Tak Dikenal di Depan Umum

Aksi Nekat Siang Bolong: Tembok Griya Shanta Dijebol Oknum Tak Dikenal di Depan Umum

MALANG – Aksi pengrusakan fasilitas umum kembali terjadi di kawasan Perumahan Griya Shanta, Lowokwaru, Kota Malang. Berbeda dengan kasus kriminal pada umumnya yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, kali ini tembok pembatas perumahan dijebol oleh oknum tidak dikenal (OTK) pada siang hari.

Detail Kejadian di Lapangan

Peristiwa ini terjadi saat aktivitas warga sedang berlangsung. Berdasarkan laporan terbaru, oknum tersebut melakukan pembongkaran paksa pada struktur tembok yang menjadi batas pengaman lingkungan.

  • Waktu Kejadian: Siang hari, saat situasi lalu lintas atau aktivitas warga sekitar cukup ramai.
  • Keberanian Pelaku: Oknum tersebut tampak tidak menghiraukan keberadaan warga maupun risiko terpantau kamera pengawas, yang mengindikasikan adanya unsur kesengajaan atau klaim sepihak atas akses jalan.
  • Kondisi Fisik: Tembok mengalami kerusakan signifikan yang menciptakan celah akses ilegal bagi kendaraan maupun pejalan kaki dari luar perumahan.

click here

Kekhawatiran Warga Meningkat

Fakta bahwa pengrusakan dilakukan pada siang hari memicu kemarahan sekaligus keresahan warga. Hal ini dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap aturan lingkungan dan keamanan wilayah.

“Kalau siang saja mereka berani menjebol tembok secara terang-terangan, ini sudah keterlaluan. Keamanan kami jadi taruhannya karena one gate system yang kami jaga jadi percuma,” ungkap salah satu pengurus lingkungan setempat.

Tindakan Lanjutan

Menyikapi aksi nekat ini, pihak warga dan keamanan perumahan mengambil langkah tegas:

  1. Pengumpulan Bukti Visual: Mengumpulkan rekaman CCTV dan saksi mata yang melihat proses penjebolan secara langsung untuk mengidentifikasi wajah pelaku.
  2. Koordinasi Aparat: Melaporkan tindakan pengrusakan properti ini ke pihak kepolisian karena sudah masuk dalam unsur pelanggaran Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan barang milik orang lain/fasilitas umum.
  3. Pemasangan Barikade Sementara: Sebagai langkah darurat, area yang dijebol akan dipasang pembatas sementara sebelum dibangun kembali secara permanen.

Aksi penjebolan pada siang hari ini diduga kuat berkaitan dengan upaya pembukaan akses jalan pintas yang tidak melalui prosedur resmi perizinan warga.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *